Rumah bergaya klasik eropa type 120, luas tanah 211m2, kamar tidur 3, kamar mandi 3, ruang tamu 1, ruang keluarga 1, dapur, carport, sumur bor, pagar.
Jakan Lobak Perum Villa Zamrud Blok Safir Pekanbaru. Harga 700 juta nego.
Pengobatan Tahitian Noni bekerja pada akar masalah, di tingkat SEL. Tidak sekedar menghilangkan gejala, tetapi menuntaskan semua masalah kesehatan
Saturday, 22 August 2015
Jual Rumah di Pekanbaru
Wednesday, 25 February 2015
Obat Herbal Tuna Grahita-Down Syndrom (Testimoni)
Nama saya Ricky Anggriawan, asal dari Pekanbaru, berumur 25 tahun. Terlahir kurang sempurna dan mengalami cacat mental atau disebut juga Tuna Grahita. Walau begitu saya dibesarkan dan diasuh dengan penuh kasih sayang oleh kedua orang tua saya hingga menjadi dewasa sampai saat ini.
Dahulu aktifitas yang saya lakukan banyak dibantu oleh kedua orang tua dan saudara saya, karena kekurangan yang saya alami. Pada bulan Juli 2010 saya diperkenalkan dan diberikan Tahitian Noni Bioactive Beverage oleh orang tua saya dan saya konsumsi 2 kali sehari kurang lebih 200cc. Sejak saat itu saya merasa lebih segar dan percaya diri. Kekurangan yang ada pada diri saya mulai teratasi. Sekarang saya sudah bisa pakai handphone, kirim gambar dan yang luar biasa sekarang saya sudah bisa mengemudikan sepeda motor!! Terima kasih Tuhan Yesus!! Atas berkat TNBB saya sudah bisa beraktifitas sendiri dan lebih percaya diri.
Dahulu aktifitas yang saya lakukan banyak dibantu oleh kedua orang tua dan saudara saya, karena kekurangan yang saya alami. Pada bulan Juli 2010 saya diperkenalkan dan diberikan Tahitian Noni Bioactive Beverage oleh orang tua saya dan saya konsumsi 2 kali sehari kurang lebih 200cc. Sejak saat itu saya merasa lebih segar dan percaya diri. Kekurangan yang ada pada diri saya mulai teratasi. Sekarang saya sudah bisa pakai handphone, kirim gambar dan yang luar biasa sekarang saya sudah bisa mengemudikan sepeda motor!! Terima kasih Tuhan Yesus!! Atas berkat TNBB saya sudah bisa beraktifitas sendiri dan lebih percaya diri.
Obat Herbal Endometriosis- si Pencuri Kehamilan
Endometriosis bisa menyebabkan infertilitas karena berbagai keadaan berikut :
a. Fase folikular penderita endometriosis lebih singkat, kadar estradiol lebih rendah, dan nilai puncak produksi LH berkurang, folikel cenderung berukuran lebih kecil.
b. Kegagalan pelepasan sel telur dari ovarium.
c. Sistem kekebalan endometriosis menurun, bisa mengakibatkan infertilitas.
d. Akibat pengaruh prostaglandin, tuba menjadi kaku dan tidak dapat mengambil sel telur yang dihasilkan ovarium serta terjadi penolakan perlekatan janin dalam rahim. Selain itu gerakan sperma juga berkurang sehingga mempengaruhi kemampuannya menembus sel telur.
Kista endometriosis mengganggu kesuburan karena secara mekanik dapat mengakibatkan perlengketan-perlengketan. Adanya perlengketan menyebabkan proses ovum pick-up (lepasnya sel telur yang sudah matang) sehingga sulit ditangkap fimbriae (ujung tuba falopi). Akibatnya, pembuahan sulit terjadi.
Selain itu, adanya kista endometriosis secara imunologis kesuburan juga terhambat karena timbulnya reaksi-reaksi kekebalan mengganggu fungsi sel telur, sperma, dan embrio secara alami. Jika dibiarkan, endometriosis akan semakin berat dan umumnya perempuan susah hamil.
a. Fase folikular penderita endometriosis lebih singkat, kadar estradiol lebih rendah, dan nilai puncak produksi LH berkurang, folikel cenderung berukuran lebih kecil.
b. Kegagalan pelepasan sel telur dari ovarium.
c. Sistem kekebalan endometriosis menurun, bisa mengakibatkan infertilitas.
d. Akibat pengaruh prostaglandin, tuba menjadi kaku dan tidak dapat mengambil sel telur yang dihasilkan ovarium serta terjadi penolakan perlekatan janin dalam rahim. Selain itu gerakan sperma juga berkurang sehingga mempengaruhi kemampuannya menembus sel telur.
Kista endometriosis mengganggu kesuburan karena secara mekanik dapat mengakibatkan perlengketan-perlengketan. Adanya perlengketan menyebabkan proses ovum pick-up (lepasnya sel telur yang sudah matang) sehingga sulit ditangkap fimbriae (ujung tuba falopi). Akibatnya, pembuahan sulit terjadi.
Selain itu, adanya kista endometriosis secara imunologis kesuburan juga terhambat karena timbulnya reaksi-reaksi kekebalan mengganggu fungsi sel telur, sperma, dan embrio secara alami. Jika dibiarkan, endometriosis akan semakin berat dan umumnya perempuan susah hamil.
Uji Klinis : AGE's terkait dengan Penyakit Hipertensi dan Kardiovaskular (Publikasi Medis)
Peran Produk AGE dalam Hipertensi dan Risiko Kardiovascular pada Studi Manusia
Turunan reaktif non enzymatic antara gula dan protein lewat kondensasi atau lipid (lemak) dan asam nukleat yang berkaitan dengan gula pereduksi, akan membentuk kelompok heterogen adduct permanen yang disebut ADVANCE GLYCATION END PRODUCTs (AGEs). Sejumlah penelitian telah menyelidiki peran AGEs dalam diabetes, namun peran terhadap hipertensi dan sistem kardiovaskular kurang intensif diselidiki dalam studi klinis.
Turunan reaktif non enzymatic antara gula dan protein lewat kondensasi atau lipid (lemak) dan asam nukleat yang berkaitan dengan gula pereduksi, akan membentuk kelompok heterogen adduct permanen yang disebut ADVANCE GLYCATION END PRODUCTs (AGEs). Sejumlah penelitian telah menyelidiki peran AGEs dalam diabetes, namun peran terhadap hipertensi dan sistem kardiovaskular kurang intensif diselidiki dalam studi klinis.
Ulasan ini merangkum data klinis pada AGEs dan tindakan terhadap reseptor AGEs (RAGE) sehubungan dengan tekanan darah dan penyakit pembuluh darah untuk meperbarui penatalaksanaan pada gangguan yang sangat penting ini. Singkatnya, data klinis pada ikatan AGE-RAGE saat ini tidak memberikan cukup bukti bahwa ikatan ini dapat memicu terjadinya hipertensi tetapi berperan dalam penyakit pembuluh darah (cardiovacular), termasuk sirkulasi makro dan mikro.
Penyebab potensial, seperti deposisi lokal (pengerasan/ pengkristalan setempat) atau masalah jalur sinyal masih dibahas dalam konteks literatur. Akhirnya, beberapa studi intervensi dalam penelitian ini bisa dikumpulkan untuk bisa menjadi pijakan ke depan dalam penelitian lain berkaitan dengan AGEs dan penyakit pembuluh darah lain. Data hewan secara eksplisit dikecualikan untuk memperkuat fokus klinis dan meningkatkan relevansi untuk dokter.
Dikutip dari : Buku Kompilasi Morinda
Uji Coba Klinis Tahitian Noni Bioactive Beverage
Pengertian Uji KlinisUji Klinis adalah suatu penelitian untuk menilai potensi manfaat, keamanan dan kerja suatu senyawa atau obat dalam tubuh manusia.
Design Penelitian Pada Manusia
Dibandingkan pada penelitian laboratorium maupun pada hewan percobaan, yang hanya bisa menunjukkan potensi aksi suatu obat pada manusia. Uji klinis pada manusia sesungguhnya mendemonstrasikan kerja sesungguhnya suatu senyawa dan obat pada manusia.
Uji Klinis pada manusia khususnya dianggap SAH jika uji klinis ini didesign dengan metode buta ganda dan terkontrol plasebo (double blind placebo control). Hal ini berarti bahwa, tidak seorangpun yang terlibat dalam penelitian ini (baik subyek penelitian, peneliti maupun tim risetnya) yang tahu treatment apakah yang diterima oleh pasien hingga penelitian lengkap dan berakhir.
Dibandingkan pada penelitian laboratorium maupun pada hewan percobaan, yang hanya bisa menunjukkan potensi aksi suatu obat pada manusia. Uji klinis pada manusia sesungguhnya mendemonstrasikan kerja sesungguhnya suatu senyawa dan obat pada manusia.
Uji Klinis pada manusia khususnya dianggap SAH jika uji klinis ini didesign dengan metode buta ganda dan terkontrol plasebo (double blind placebo control). Hal ini berarti bahwa, tidak seorangpun yang terlibat dalam penelitian ini (baik subyek penelitian, peneliti maupun tim risetnya) yang tahu treatment apakah yang diterima oleh pasien hingga penelitian lengkap dan berakhir.

Sebagai tambahan, uji klinis pada manusia akan lebih bermakna jika hal ini dikaji juga oleh peneliti independent. Semua jurnal kesehatan dan ilmiah yang telah dipublikasikan hanya penelitian- penelitian diatas.
Penelitian dan uji klinis diatas akan dibaca, dikritisi oleh para ilmuan terlatih dalam bidang pebelitian serupa.
Hal ini memberikan kesempatan untuk meninjau tercukupinya design percobaan dan keabsahan kesimpulan yang ditarik dari pekerjaan penelitian tadi.Double blind, placebo control, peer reviewed studies merupakan standar baku suatu riset ilmiah.
Menolak Mitos- mitos ORAC
Sungguh banyak produk- produk kesehatan yang menggunakan kata- kata "super juice" atau "sari buah super" dengan membual menggunakan skor ORAC pada kemasan mereka dan literatur pendukungnya. Tes ORAC dibuat oleh National Institute of Health untuk mengukur kandungan anti oksidan dalam suatu makanan atau suatu produk. Akan tetapi, skor ORAC ini dapat disimpangkan untuk alasan- alasan tertentu yang berbeda.
Sungguh banyak produk- produk kesehatan yang menggunakan kata- kata "super juice" atau "sari buah super" dengan membual menggunakan skor ORAC pada kemasan mereka dan literatur pendukungnya. Tes ORAC dibuat oleh National Institute of Health untuk mengukur kandungan anti oksidan dalam suatu makanan atau suatu produk. Akan tetapi, skor ORAC ini dapat disimpangkan untuk alasan- alasan tertentu yang berbeda.
Masalah utama dengan skor ORAC ini adalah bahwa skor ini hanya menggambarkan kandungan antioksidan dalam suatu produk tanpa bisa menentukan manfaatnya bagi kesehatan manusia, juga hanya berlaku secara laboratoris, sementara efeknya pada kesehatan manusia tetap tidak diketahui.
Dikutip dari : Buku Kompilasi Morinda
Dikutip dari : Buku Kompilasi Morinda
Saturday, 21 February 2015
obat Herbal untuk Gangguan pada mata/ mata iritasi- Testimoni pada Anak
Tahitian Noni Bioactive Beverage dapat digunakan untuk mata yang mengalami iritasi, mata minus, katarak secara rutin dengan cara meneteskannya didaerah mata, juga dikonsumsi.
Wednesday, 11 February 2015
Obat Herbal Alami Ampuh untuk penyakit Epilepsi-081296033337-Ibu Noni Pekanbaru
Epilepsi atau
Ayan adalah penyakit saraf menahun yang menyebabkan kejang-kejang
secara berkala. Penyakit ini disebabkan oleh tidak normalnya aktivitas
sel otak.

Kejang terjadi ketika ledakan impuls listrik di otak melewati batas normal mereka. Impuls listrik menyebar ke daerah tetangga dan menciptakan “badai listrik” yang tidak terkendali. Impuls listrik dapat ditransmisikan ke otot, menyebabkan berkedut atau kejang.
Suatu gangguan pada sistem syaraf otak manusia karena terjadinya aktivitas yang berlebihan dari sekelompok sel neuron pada otak.
Tahitian Noni Bioactive Beverage memiliki FITOKIMIAWI yang terdiri dari :
- Turunan acetyl
- Alkaloid
- Organik Nittrogen
- Enzimatik
- Vitamin
Tujuan Terapi Tahitian Noni Bioactive beverage terhadap penyakit Epilepsi adalah : mencapai keseimbangan Neurotransmitter GABA di otak :
a. Perbaikan struktur sel
b. Regenerasi sel otak
c. Peningkatan aktivita neurotransmitter
d. Menormalkan fungsi neuron
Kandungan asam amino pada Tahitian Noni :
- Arginin merupakan sumber energi otak
- Aspartat merupakan neurotransmitter pada metabolisme otak
- Histidin melawan STRESS dan KECEMASAN
- Sintesa kolage : Perbaikan Myelin dan Optimalisasi impuls syaraf

Kejang terjadi ketika ledakan impuls listrik di otak melewati batas normal mereka. Impuls listrik menyebar ke daerah tetangga dan menciptakan “badai listrik” yang tidak terkendali. Impuls listrik dapat ditransmisikan ke otot, menyebabkan berkedut atau kejang.
Suatu gangguan pada sistem syaraf otak manusia karena terjadinya aktivitas yang berlebihan dari sekelompok sel neuron pada otak.
International League Against Epilepsy (ILAE) dan International Bureau for Epilepsy (IBE)
pada tahun 2005 merumuskan kembali definisi epilepsi yaitu suatu
kelainan otak yang ditandai oleh adanya faktor predisposisi yang dapat
mencetuskan bangkitan epileptik, perubahan neurobiologis, kognitif,
psikologis dan adanya konsekuensi sosial yang diakibatkannya.
Jenis-Jenis / Macam-Macam Tipe Penyakit Epilepsi
1. Epilepsi Umum
a. Epilepsi petit mal adalah epilepsi yang menyebabkan gangguan kesadaran secara tiba-tiba, di mana seseorang menjadi seperti bengong tidak sadar tanpa reaksi apa-apa, dan setelah beberapa saat bisa kembali normal melakukan aktivitas semula.
b. Epilelpsi Grand Mal
Epilepsi grand mal adalah epilepsi yang terjadi secara mendadak, di mana penderitanya hilang kesadaran lalu kejang-kejang dengan napas berbunyi ngorok dan mengeluarkan buih/busa dari mulut.
c. Epilepsi Myoklonik Juvenil
Epilepsi myoklonik Juvenil adalah epilepsi yang mengakibatkan terjadinya kontraksi singkat pada satu atau beberapa otot mulai dari yang ringan tidak terlihat sampai yang menyentak hebat seperti jatuh tiba-tiba, melemparkan benda yang dipegang tiba-tiba, dan lain sebagainya.
Jenis-Jenis / Macam-Macam Tipe Penyakit Epilepsi
1. Epilepsi Umum
a. Epilepsi petit mal adalah epilepsi yang menyebabkan gangguan kesadaran secara tiba-tiba, di mana seseorang menjadi seperti bengong tidak sadar tanpa reaksi apa-apa, dan setelah beberapa saat bisa kembali normal melakukan aktivitas semula.
b. Epilelpsi Grand Mal
Epilepsi grand mal adalah epilepsi yang terjadi secara mendadak, di mana penderitanya hilang kesadaran lalu kejang-kejang dengan napas berbunyi ngorok dan mengeluarkan buih/busa dari mulut.
c. Epilepsi Myoklonik Juvenil
Epilepsi myoklonik Juvenil adalah epilepsi yang mengakibatkan terjadinya kontraksi singkat pada satu atau beberapa otot mulai dari yang ringan tidak terlihat sampai yang menyentak hebat seperti jatuh tiba-tiba, melemparkan benda yang dipegang tiba-tiba, dan lain sebagainya.
2. Epilepsi Parsial (Sebagian)
a.
Epilepsi parsial sederhana adalah epilepsi yang tidak disertai hilang
kesadaran dengan gejala kejang-kejang, rasa kesemutan atau rasa kebal di
suatu tempat yang berlangsung dalam hitungan menit atau jam.
b. Epilepsi Parsial Kompleks
Epilepsi
parsial komplek adalah epilepsi yang disertai gangguan kesadaran yang
dimulai dengan gejala parsialis sederhana namun ditambah dengan
halusinasi, terganggunya daya ingat, seperti bermimpi, kosong pikiran,
dan lain sebagainya. Epilepsi jenis ini bisa menyebabkan penderita
melamun, lari tanpa tujuan, berkata-kata sesuatu yang diulang-ulang, dan
lain sebagainya (otomatisme).
Penyebab Epilepsi
Ada
sekitar 180.000 kasus baru epilepsi setiap tahun. Sekitar 30% terjadi
pada anak-anak. Epilepsi paling sering terjadi pada anak-anak dan
manula. Sekitar 70% dari semua kasus epilepsi pada orang dewasa dan
anak-anak, penyebabnya tidak pernah dapat ditemukan.
a. Pengaruh genetik
Beberapa tipe epilepsi menurun pada keluarga, membuatnya seperti ada keterkaitan dengan genetik.
b. Trauma pada kepala
Kecelakaan mobil atau cedera lain dapat menyebabkan epilepsi.
c. Penyakit medis
Stroke
atau serangan jantung yang menghasilkan kerusakan pada otak dapat juga
menyebabkan epilepsi. Stroke adalah penyebab yang paling utama pada
kejadian epilepsi terhadap orang yang berusia lebih dari 65 tahun.
d. Demensia (kemunduran ingatan)
Menyebabkan epilepsi pada orang tua.
e. Cedera sebelum melahirkan
Janin
rentan terhadap kerusakan otak karena infeksi pada ibu, kurangnya
nutrisi atau kekurangan oksigen. Hal ini dapat menyebabkan kelumpuhan
otak pada anak. Dua puluh persen kejang-kejang pada anak berhubungan
dengan kelumpuhan otak atau tidak normalnya neurological.
f. Perkembangan penyakit
Epilepsi dapat berhubungan dengan perkembangan penyakit lain, seperti autis dan down syndrome.
Faktor risiko terkena Epilepsi
Faktor yang mungkin dapat meningkatkan risiko epilepsi adalah :
a. Usia
Epilepsi
biasanya terjadi pada masa awal usia anak-anak dan setelah usia 65
tahun, tapi kondisi yang sama dapat terjadi pada usia berapapun.
b. Jenis kelamin
Lelaki lebih berisiko terkena epilepsi daripada wanita.
c. Catatan keluarga
Jika anda memiliki catatan epilepsi dalam keluarga, anda mungkin memiliki peningkatan risiko mengalami kejang-kejang.
d. Cedera kepala
Cedera
ini bertanggung jawab pada banyak kasus epilepsi. Anda dapat mengurangi
risikonya dengan selalu menggunakan sabuk pengaman ketika mengendarai
mobil dan menggunakan helm ketika mengendarai motor, bermain ski,
bersepeda atau melakukan aktifitas lain yang berisiko terkena cedera
kepala.
e. Stroke dan penyakit vaskular lain
Ini
dapat menyebabkan kerusakan otak yang memicu epilepsi. Anda dapat
mengambil beberapa langkah untuk mengurangi risiko penyakit-penyakit
tersebut, termasuk adalah batasi untuk mengkonsumsi alkohol dan hindari
rokok, makan makanan yang sehat dan selalu berolahraga.
f. Infeksi pada otak
Infeksi
seperti meningitis, menyebabkan peradangan pada otak atau tulang
belakang dan menyebabkan peningkatan risiko terkena epilepsi.
g. Kejang-kejang berkepanjangan pada saat anak-anak
Demam
tinggi pada saat anak-anak dalam waktu yang lama terkadang dikaitkan
dengan kejang-kejang untuk waktu yang lama dan epilepsi pada saat nanti.
Khususnya untuk mereka dengan catatan sejarah keluarga dengan epilepsi.
Gejala
kejang-kejang yang muncul dapat bervariasi. Beberapa orang dengan
penyakit epilepsi pada saat mengalami kejang-kejang memiliki pandangan
yang kosong. Kejang-kejang ringan membutuhkan pengobatan, karena itu
bisa berbahaya bila terjadi ketika melakukan aktivitas seperti menyetir
atau berenang.
Pertolongan Pada Penderita Epilepsi :
Apa yang harus anda lakukan apabila di sekitar anda ada orang yang mengalami epilepsi yang disertai hilangnya kesadaran :
1.
Segera amankan penderita dengan mengamankan dari benda-benda berbahaya,
mengamankan dari benturan (terutama bagian kepala), dan lain
sebagainya.
2.
Rebahkan dengan kepala miring ke samping agar lidah penderita tidak
menutupi jalan pernapasan dan longgarkan baju yang terlalu ketat agar
penderita mudah bergerak dan bernapas.
3.
Biarkan penderita bergerak semaunya dan jangan meletekkan apa-apa pada
mulut penderita. Gigi penderita epilepsi bisa patah jika pada mulut
penderita dimasukkan benda-benda keras serta bisa menutupi jalan
pernapasannya.
4.
Biarkan penderita istirahat karena setelah kejadian penderita akan
bingung dan lelah. Laporkan kepada orang-orang di sekitar atau yang
berwenang agar dilanjutkan dengan menghubungi keluarga/kerabat atau
dokter. Jika penderita cidera atau terjadi serangan susulan terus
menerus segera bawa ke dokter, puskesmas, klinik atau rumah sakit
terdekat.
Dampak Penyakit Epilepsi
Ada
beberapa masalah umum dan dampak yang dihadapi oleh penyandang
epilepsi. Dampak yang dapat didapat oleh penyandang epilepsi salah
satunya berhubungan dengan tingkat IQ. Ditemukan bahwa tingkat IQ pada
penderita epilepsi secara umum berada di bawah tingkat rata-rata. Bagi
seorang anak, kemunculan penyakit epilepsi pada usia dini (awal) dapat
menyebabkan kesulitan saat bersekolah, dan juga nilai yang rendah pada
IQ verbal. Hal ini dapat disebabkan oleh kerusakan otak. Mengenai
masalah yang dihadapi penyandang epilepsi meliputi masalah hubungan
interpersonal, masalah di dalam pekerjaan dan keuangan, dan masalah
perawatan medis. Pada masalah hubungan interpersonal pada penyandang
dengan adanya penyakit epilepsi maka dampak yang akan ditimbulkannya
adalah menurunnya kepercayaan diri individu dalam lingkungan sosial dan
naiknya kesulitan-kesulitan perilaku, khususnya dalam menjalin hubungan.
Selain itu, resiko akibat kejang yang dialami penderita epilepsi
membatasi kemampuan untuk melakukan kegiatan sehari-hari. Misalnya saat
menyetir kendaraan. Saat kejang penderita dapat kehilangan kesadaran
yang akan membahayakan jika melakukan aktivitas tertentu.
Dampak
lain epilepsi adalah terhadap psikologis penderitanya. Jika serangan
terjadi di muka umum, penderita mungkin akan mengalami rasa malu atau
rendah diri yang juga berefek pada pada teman dan keluarganya. Selain
masalah kepercayaan diri, masalah perilaku agresif juga menjadi masalah
dalam menjalin hubungan interpersonal. Kesulitan lain dalam hubungan
interpersonal yang menjadi masalah antara lain karena cemas dalam
situasi sosial, ketidakpercayaan dengan orang lain, dan terutama karena
kekhasan dalam arti perilakunya yang terlihat dalam berhubungan dengan
orang lain. Selain itu, epilepsi memang dapat juga terkait atau
menyebabkan perubahan emosi yang kompleks yang dapat mengubah perilaku
dan kepribadian, menjadi sulit mengendalikan emosi, mudah tersinggung,
kehilangan kepekaan terhadap lingkungan, menjadi egosentris atau menarik
diri dari lingkungan.
Dalam
masalah pekerjaan dan keuangan, pada umumnya, masalah yang datang
bertolak pada serangan kejang yang sering menimpa ketika mereka
menjalankan pekerjaan. Sehingga karena alasan serangan inilah maka
mereka sulit dalam diterima bekerja yang berujung pada kondisi keuangan
yang tidak mencukupi. Sedangkan pada masalah perawatan medis, masalah
ini timbul karena belum banyaknya tenaga ahli yang memiliki kemampuan
yang sesuai untuk menangani masalah epilepsi, sehingga sulit bagi
penyandang untuk menemukan tenaga ahli yang sesuai. Obat-obatan yang
digunakan untuk menunda atau mengurangi datangnya serangan juga tidak
murah, sehingga menyulitkan sebagian penyandang epilepsi.
Epilepsi
di masa dewasa muda, terkait dengan masalah-masalah penyesuaian diri,
penerimaan diri, dan coping terhadap bagaimana individu menghadapi
keadaan dirinya. Selain itu, yang menjadi tantangan besar bagi
penyandang epilepsi di masa dewasa muda ini adalah bagaimana ia terlibat
dalam suatu komunitas masyarakat. Bagi penyandang epilepsi, perawatan
yang dapat dilakukan disamping secara medis berupa pengobatan juga
melalui sisi psikologis. Bantuan psikologis dapat diberikan berupa
perhatian dan pemenuhan kebutuhan penyandang. Berbagai bantuan ini
disebut dukungan sosial terhadap penyandang epilepsi. Dukungan sosial
dapat berpengaruh besar dalam mengatasi masalah bagi individu penyandang
epilepsi.
Obat Tradisional Tahitian Noni Bioactive Beverage
untuk Epilepsi
Tahitian Noni Bioactive Beverage memiliki FITOKIMIAWI yang terdiri dari :
- Turunan acetyl
- Alkaloid
- Organik Nittrogen
- Enzimatik
- Vitamin
Tujuan Terapi Tahitian Noni Bioactive beverage terhadap penyakit Epilepsi adalah : mencapai keseimbangan Neurotransmitter GABA di otak :
a. Perbaikan struktur sel
b. Regenerasi sel otak
c. Peningkatan aktivita neurotransmitter
d. Menormalkan fungsi neuron
Kandungan asam amino pada Tahitian Noni :
- Arginin merupakan sumber energi otak
- Aspartat merupakan neurotransmitter pada metabolisme otak
- Histidin melawan STRESS dan KECEMASAN
- Sintesa kolage : Perbaikan Myelin dan Optimalisasi impuls syaraf
Wednesday, 10 December 2014
Sembuh dari leukemia- Tahitian Noni Bioactive Beverage Perpanjangan Tangan Tuhan.
Paulus Maria Bagus
NAMA SAYA Paulus Maria Bagus. Saya memiliki kesaksian, seputar pengalaman memerangi Leukimia yang saya derita sejak 2005 silam. Doa saya selama 3 tahun yang mengharapkan agar Tuhan YME, menyembuhkan penyakit Leukimia, akhirnya terjawab. Tahitian Noni Juice menjadi perpanjangan tangan Tuhan dalam pemberian berkat dan kesehatan bagi saya.
Ceritanya berawal pada bulan Agustus 2005. Saya merasa heran terhadap penyusutan berat badan saya. Lemas dan kurang nafsu makan menjadi pelengkap penderitaan saya. Anehnya saya tidak merasakan sakit di tubuh maupun organ dalam saya. Merasa aneh, saya memeriksakan darah saya ke sebuah laboratorium, pada 6 September 2005. Sore hari saya mengambil hasil laboratorium tes darah saya. Betapa kagetnya saat saya membaca bahwa Leukosit saya berada di angka 22.222, yang seharusnya normalnya berada dikisaran 4.000 – 10.000. saat itu menjadi momentum terberat bagi saya. Saya memutuskan untuk berobat secara medis. Menurut Dokter penyakit saya bisa disembuhkan, dengan catatan meminum obat setiap hari seumur hidup. Bayangkan saya harus minum obat yang sebutirnya berharga Rp 250.000,- dan saya harus meminumnya sehari 4 kali.
Suatu hari saat diadakan reuni jemaat pasca kepergian ke Israel, ada seorang jemaat yang menilai bahwa wajah saya semakin pucat dan badan terlihat kurus. Akhirnya saya ceritakan mengenai penyakit saya. Kemudian ia memberikan sebotol Tahitian Noni Juice untuk mengatasi masalah kesehatan saya. Dengan dosis 1 x 30cc sehari dan dibarengi dengan konsumsi obat medis, saya merasakan perubahan dalam tubuh saya. Hasil laboratorium saya kembali normal dan membaik. Stamina prima, dan napsu makan meningkat, Saya yakin bahwa TNJ benar-benar perpanjangan Tangan Tuhan dalam kesembuhan saya. Saya sarankan TNJ menjadi alternatif solusi masalah kesehatan yang bisa diandalkan.
NAMA SAYA Paulus Maria Bagus. Saya memiliki kesaksian, seputar pengalaman memerangi Leukimia yang saya derita sejak 2005 silam. Doa saya selama 3 tahun yang mengharapkan agar Tuhan YME, menyembuhkan penyakit Leukimia, akhirnya terjawab. Tahitian Noni Juice menjadi perpanjangan tangan Tuhan dalam pemberian berkat dan kesehatan bagi saya.
Ceritanya berawal pada bulan Agustus 2005. Saya merasa heran terhadap penyusutan berat badan saya. Lemas dan kurang nafsu makan menjadi pelengkap penderitaan saya. Anehnya saya tidak merasakan sakit di tubuh maupun organ dalam saya. Merasa aneh, saya memeriksakan darah saya ke sebuah laboratorium, pada 6 September 2005. Sore hari saya mengambil hasil laboratorium tes darah saya. Betapa kagetnya saat saya membaca bahwa Leukosit saya berada di angka 22.222, yang seharusnya normalnya berada dikisaran 4.000 – 10.000. saat itu menjadi momentum terberat bagi saya. Saya memutuskan untuk berobat secara medis. Menurut Dokter penyakit saya bisa disembuhkan, dengan catatan meminum obat setiap hari seumur hidup. Bayangkan saya harus minum obat yang sebutirnya berharga Rp 250.000,- dan saya harus meminumnya sehari 4 kali.
Suatu hari saat diadakan reuni jemaat pasca kepergian ke Israel, ada seorang jemaat yang menilai bahwa wajah saya semakin pucat dan badan terlihat kurus. Akhirnya saya ceritakan mengenai penyakit saya. Kemudian ia memberikan sebotol Tahitian Noni Juice untuk mengatasi masalah kesehatan saya. Dengan dosis 1 x 30cc sehari dan dibarengi dengan konsumsi obat medis, saya merasakan perubahan dalam tubuh saya. Hasil laboratorium saya kembali normal dan membaik. Stamina prima, dan napsu makan meningkat, Saya yakin bahwa TNJ benar-benar perpanjangan Tangan Tuhan dalam kesembuhan saya. Saya sarankan TNJ menjadi alternatif solusi masalah kesehatan yang bisa diandalkan.
Sembuh dari Sakit Leukimia Akut atau Myeloid Leukimia Acute (Testimoni)
I Gusti Ngurah Suamba
Tanggal 1 Januari 2011 tepatnya setahun yang lalu, saat bertugas di daerah Carribean-Belize, I Gusti Nurah Suamba yang berusia 34 tahun mengalami demam tinggi disertai dengan migren yang menyebabkan pendarahan di otak kiri.
Dari hasil pemeriksaan lab, diketahui trombositnya turun sekitar 13 sehingga langsung dirujuk ke ICU Miami Hospital. Dari hasil pemeriksaan diketahui ia menderita Myeloid Leukimia Acute dan harus menjalani kemoterapi secepatnya, tetapi kendala pada saat itu terjadi pendarahan di otak kiri dan harus segera di operasi.
Pasca operasi I Gusti malah lupa ingatan, namanya sendiripun ia lupa. Akhirnya tim Dokter dan keluarga memutuskan untuk dikirim pulang ke Bali-Indonesia dengan rujukan ke Prima Medika Hospital, saat itu kondisi trombositnya rendah. Sesampainya di Bali, tanggal 21 Januari 2011 langsung dilakukan operasi ke dua.
Setelah di operasi, I Gusti Ngurah Suamba langsung menjalani kemoterapi selama 9 hari. Pada hari terakhir kemoterapi, 30 Januari 2011, ia mengalami drop, kejang dan pendarahan di kepala, nilai PLT nya 10 (kritis) normalnya 150- 450 sehingga harus kembail ke ICU.
Ternyata terjadi lagi pendarahan di otak kiri, operasi kembali dilakukan. Diperlukan darah sebanyak 50 kantong untuk transfusi darah. Setelah transfusi, tanggak 1 Februari 2011 PLT nya bisa naik sampai 22. Tapi 2 hari kemudian tanggal 3 Februari 2011 turun lagi PLT nya hingga 12 dinyatakan koma di ICU.
Setelah dipindahkan ke ruang perawatan pada tanggal 9 sampai 12 Februari 2011 nilai PLT nya bertahan di 16. Melihat kondisi yang tidak stabil, naik turun, tidak dapat menggerakan tubuh bagian kanan dan berbicara pelo, DR menyarankan transplantasi sumsum tulang belakang namun pihak keluarga tidak menyetujuinya.
Saat itulah Tahitian Noni Bioactive Beverage mulai diperkenalkan oleh Ibu Monica. Awalnya hanya diberikan diberikan dosis perkenalan dengan takaran sendok makan. Dengan dosis perkenalan PLT empat naik menjadi 23 di tanggal 13 Februari 2011, namun kembali menjadi 16.
Pada titik ini, masih diinfus dan transfuse trombosit 8 kantong. Dalam kondisi yang memprihatinkan saat itu, tanggal 15 Februari 2011, Jam 12 siang, Ibu Monica Diana dibantu Ibu Lili mulai memberikan Tahitian Noni Bioactive Beverage tiap 2 jam 100 ml atau kurang lebih 500 ml atau ½ liter perharinya. Setelah 3 hari mulai terlihat perubahan. PLT nya 104, pengunjung tidak perlu memakai masker, latihan berjalan, BAB lancar dan air seni bening karena sebelumnya berwarna keruh.
Yang paling membahagiakan tanggal 20 Februari 2011 nilai PLT 249, bersama istri sudah sampai berjalan ke ruang tunggu pasien dan sudah mulai belajar berbicara.
Dokterpun tidak percaya dengan perkembangan ini, sehingga dokterpun mengecek ulang keesok harinya hingga dokter bertanya pada istrinya apa yang diberikan kepada IGN Suamba. Setelah istrinya menjawab diberikan Tahitian Noni Bioactive Beverage dan akhirnya dokterpun menyarankan untuk meneruskan mengonsumsi Tahitian Noni Bioactive Beverage (TNBB)
Beberapa hari kemudian PLT nya menjadi 363 bahkan pernah sampai 400 setelah hari ke 17 minum Jus Tahitian Noni atau TNBB, dan saat menjalani kemotrapi efek buruknya tidak dirasakan.
Pada tanggal 9 Maret 2011 dokter menyatakan darah bapak I Gusti Ngurah Suamba normal dan sudah tidak terdektesi adanya sel kanker, karenanya tanggal 10 Maret 2011 Pak Suamba dinyatakan boleh pulang dan harus melakukan cek up yang dilakukan setiap bulannya hingga 5 tahun kedepan bebas kanker.
Hampir setahun bapak I Gusti Ngurah Suamba mengenal Jus Tahitian Noni atau TNBB serta kebesaran Ida Sang Hyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa).
Tanggal 1 Januari 2011 tepatnya setahun yang lalu, saat bertugas di daerah Carribean-Belize, I Gusti Nurah Suamba yang berusia 34 tahun mengalami demam tinggi disertai dengan migren yang menyebabkan pendarahan di otak kiri.
Dari hasil pemeriksaan lab, diketahui trombositnya turun sekitar 13 sehingga langsung dirujuk ke ICU Miami Hospital. Dari hasil pemeriksaan diketahui ia menderita Myeloid Leukimia Acute dan harus menjalani kemoterapi secepatnya, tetapi kendala pada saat itu terjadi pendarahan di otak kiri dan harus segera di operasi.
Pasca operasi I Gusti malah lupa ingatan, namanya sendiripun ia lupa. Akhirnya tim Dokter dan keluarga memutuskan untuk dikirim pulang ke Bali-Indonesia dengan rujukan ke Prima Medika Hospital, saat itu kondisi trombositnya rendah. Sesampainya di Bali, tanggal 21 Januari 2011 langsung dilakukan operasi ke dua.
Setelah di operasi, I Gusti Ngurah Suamba langsung menjalani kemoterapi selama 9 hari. Pada hari terakhir kemoterapi, 30 Januari 2011, ia mengalami drop, kejang dan pendarahan di kepala, nilai PLT nya 10 (kritis) normalnya 150- 450 sehingga harus kembail ke ICU.
Ternyata terjadi lagi pendarahan di otak kiri, operasi kembali dilakukan. Diperlukan darah sebanyak 50 kantong untuk transfusi darah. Setelah transfusi, tanggak 1 Februari 2011 PLT nya bisa naik sampai 22. Tapi 2 hari kemudian tanggal 3 Februari 2011 turun lagi PLT nya hingga 12 dinyatakan koma di ICU.
Setelah dipindahkan ke ruang perawatan pada tanggal 9 sampai 12 Februari 2011 nilai PLT nya bertahan di 16. Melihat kondisi yang tidak stabil, naik turun, tidak dapat menggerakan tubuh bagian kanan dan berbicara pelo, DR menyarankan transplantasi sumsum tulang belakang namun pihak keluarga tidak menyetujuinya.
Saat itulah Tahitian Noni Bioactive Beverage mulai diperkenalkan oleh Ibu Monica. Awalnya hanya diberikan diberikan dosis perkenalan dengan takaran sendok makan. Dengan dosis perkenalan PLT empat naik menjadi 23 di tanggal 13 Februari 2011, namun kembali menjadi 16.
Pada titik ini, masih diinfus dan transfuse trombosit 8 kantong. Dalam kondisi yang memprihatinkan saat itu, tanggal 15 Februari 2011, Jam 12 siang, Ibu Monica Diana dibantu Ibu Lili mulai memberikan Tahitian Noni Bioactive Beverage tiap 2 jam 100 ml atau kurang lebih 500 ml atau ½ liter perharinya. Setelah 3 hari mulai terlihat perubahan. PLT nya 104, pengunjung tidak perlu memakai masker, latihan berjalan, BAB lancar dan air seni bening karena sebelumnya berwarna keruh.
Yang paling membahagiakan tanggal 20 Februari 2011 nilai PLT 249, bersama istri sudah sampai berjalan ke ruang tunggu pasien dan sudah mulai belajar berbicara.
Dokterpun tidak percaya dengan perkembangan ini, sehingga dokterpun mengecek ulang keesok harinya hingga dokter bertanya pada istrinya apa yang diberikan kepada IGN Suamba. Setelah istrinya menjawab diberikan Tahitian Noni Bioactive Beverage dan akhirnya dokterpun menyarankan untuk meneruskan mengonsumsi Tahitian Noni Bioactive Beverage (TNBB)
Beberapa hari kemudian PLT nya menjadi 363 bahkan pernah sampai 400 setelah hari ke 17 minum Jus Tahitian Noni atau TNBB, dan saat menjalani kemotrapi efek buruknya tidak dirasakan.
Pada tanggal 9 Maret 2011 dokter menyatakan darah bapak I Gusti Ngurah Suamba normal dan sudah tidak terdektesi adanya sel kanker, karenanya tanggal 10 Maret 2011 Pak Suamba dinyatakan boleh pulang dan harus melakukan cek up yang dilakukan setiap bulannya hingga 5 tahun kedepan bebas kanker.
Hampir setahun bapak I Gusti Ngurah Suamba mengenal Jus Tahitian Noni atau TNBB serta kebesaran Ida Sang Hyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa).
Tiga Komponen Penting Tahitian Noni
dalam Pemberantasan Kanker
Alizarin : Pemutus hubungan pembuluh darah & Nutrisi ke Sel Kanker/Tumor
[Jaringan kanker akan kering/luruh dan mati]
Damnacanthal : Anti Kanker dan Anti Biotik alami
[ menjaga organ tubuh yg belum terserang kanker utk menolak kanker ]
Proxeronine : Meregenerasi Sel yang rusak pada pada organ yang hancur karena kanker sehingga pulih kembali
Obat Herbal Alami Penyakit Malaria-Aman
Malaria adalah penyakit menular akibat infeksi parasit plasmodium yang ditularkan melalui gigitan nyamuk malaria yang bernama Anopheles.
Penyebab Penyakit Malaria
Penyakit ini disebabkan oleh parsit yang terasuk dalam jenis plasmodium, yang media penyebarannya di tularkan oleh nyamuk anopheles betina. Nyamut ini terinfeksi oleh plasmodium dari gigitan yang dilakukan terhadap seseorang yang sebelumnya terjangkit parasit.
Jenis plasmodium terbagi menjadi 4 jenis plamodium yang dapat menginfeksi manusia, diantaranya sebagai berikut:
Penyebab Penyakit Malaria
Penyakit ini disebabkan oleh parsit yang terasuk dalam jenis plasmodium, yang media penyebarannya di tularkan oleh nyamuk anopheles betina. Nyamut ini terinfeksi oleh plasmodium dari gigitan yang dilakukan terhadap seseorang yang sebelumnya terjangkit parasit.
Jenis plasmodium terbagi menjadi 4 jenis plamodium yang dapat menginfeksi manusia, diantaranya sebagai berikut:
- Plasmodium malariae : Malaria kuartana yang disebabkan oleh Plasmodium malariae, memiliki masa inkubasi lebih lama daripada penyakit malaria tertiana atau tropika; gejala pertama biasanya tidak terjadi antara 18 sampai 40 hari setelah infeksi terjadi. Gejala tersebut kemudian akan terulang kembali setiap 3 hari.
- Plasmodium falciparum : Demam rimba (jungle fever), malaria aestivo-autumnal atau disebut juga malaria tropika, disebabkan oleh Plasmodium falciparum merupakan penyebab sebagian besar kematian akibat malaria. Organisme bentuk ini sering menghalangi jalan darah ke otak, menyebabkan koma, mengigau, serta kematian.
- Plasmodium vivax : Jenis malaria paling ringan adalah malaria tertiana yang disebabkan oleh Plasmodium vivax, dengan gejala demam dapat terjadi setiap dua hari sekali setelah gejala pertama terjadi (dapat terjadi selama 2 minggu setelah infeksi).
- Plasmodium ovale : Jenis ke empat dan merupakan jenis malaria yang paling jarang ditemukan, disebabkan oleh Plasmodium ovale yang mirip dengan malaria tertiana. Pada masa inkubasi malaria, protozoa tumbuh didalam sel hati; beberapa hari sebelum gejala pertama terjadi, organisme tersebut menyerang dan menghancurkan sel darah merah sejalan dengan perkembangan mereka, sehingga menyebabkan demam.
Dari keempat jenis plasmodium, plasmodium vivax merupakan jenis parasit yang sering ditemukan pada pasien yang terserang penyakit ini, sedangkan plasmodium falciparum ini merupakan jenis penyakit malaria yang merupakan penyebab terjadinya kematian yang terjadi hampir sekitar 90 % didunia.
Faktor Risiko Terkenan Penyakit Malaria
Mereka yang memiliki imunitas rendah terhadap malaria memiliki risiko yang lebih besar. Hal ini berlawanan dengan mereka yang tinggal di daerah endemik karena telah memiliki imunitas terhadap malaria.
Mereka yang berisiko mengalami malaria antara lain:
- Anak-anak dan bayi
- Pelancong yang datang dari wilayah tanpa malaria
- Wanita hamil dan janinnya
Nyamuk yang menyebarkan parasit ini yaitu nyamuk betina yang sebelumnya sudah terinfeksi oleh plasmodium. Selain melalui nyamuk, penyakit malaria juga dapat menyebar melalui beberapa hal seperti transfusi darah, transplantasi organ, jarum suntik yang sudah terkontaminasi. Ibu hamil juga dapat menularkan penyakit ini kepada bayinya.
Tanda dan Gejala Penyakit Malaria
Gejala malaria dapat dibagi menjadi 2 bagian ditinjau dari berat-ringannya. Gejalanya yaitu sebagai berikut.
A. Gejala Penyakit Malaria Ringan (Malaria tanpa Komplikasi)
Pada penderita penyakit malaria, umumnya mengalami demam dan menggigil, sakit kepala, mual-mual, muntah, diare, terasa nyeri pada otot, pegal-pegal. Pada gejala malaria ringan, dapat dibagi menjadi 3 stadium yaitu sebagai berikut.
1. Stadium dingin
Pada stadium dingin penderita merasakan dingin dan menggigil yang luarbiasa, denyut nadi terasa semakin cepat namun lemah, bibir dan jari terlihat kebiruan, kulit kering, muntah-muntah yang terjadi kurang lebih 15 menit hingga 1 jam.
2. Stadium demam
Pada stadium ini penderita merasakan panas, muka merah, kulit kering, muntah dan kepala rasanya sangat sakit. Suhu tubuh biasanya mencapai 40 derajat celcius atau lebih. Kadang penderita mengalami kejang-kejang. Gejala ini berlangsung biasanya 2 hingga 4 jam lebih.
3. Stadium berkeringat
Stadium berkeringat yaitu pengidap penyakit malaria ini selalu berkeringat, suhu tubuh dibawah rata-rata sehingga menyebabkan suhu tubuh menjadi dingin. Karena sering berkeringat, biasanya sering merasakan haus dan kondisi tubuh sangat lemah.
B. Gejala Penyakit Malaria Berat (Malaria dengan Komplikasi)
Penderita yang masuk dalam criteria ini biasanya sangat lemah sekali. Malaria berat dapat diketahui dengan melakukan pemeriksaan laboratorium sendian darah tepi dan penderita juga memiliki komplikasi sebagai berikut ini.
- Tidak sadarkan diri kadang hingga koma
- Sering mengigau
- Bicara yang salah-salah (tidak terkontrol)
- Kejang-kejang
- Suhu tubuh sangat tinggi
- Dehidrasi
- Nafas cepat, sesak nafas
Biasanya pemerintah melakukan foging (pengasapan) di tempat-tempat endemik malaria. Namun kita juga bisa melakukan pencegahan seperti berikut:
- Menghindari gigitan nyamuk dengan memakai baju tertutup
- Menggunakan krim anti nyamuk
- Memasang kelambu anti nyamuk
- Jika Anda akan bepergian ke tempat di mana banyak nyamuk malaria mengancam, konsultasikan dulu dengan dokter
- Jangan keluar rumah setelah senja
- Menyemprotkan obat nyamuk di kamar tidur dan isi rumah
- Jangan lupa, jaga kesehatan diri dengan makan makanan bergizi dan olahraga teratur untuk meningkatkan sistem imun dan mencegah serangan penyakit malaria!
Malaria ringan dapat diberikan obat oral. Sedangkan malaria berat yang mempunyai gejala klinis perdarahan harus di observasi di rumah sakit dengan pengobatan intra vena. Pengobatan malaria tergantung kepada jenis parasit dan resistensi parasit terhadap klorokuin. Untuk suatu serangan malaria falciparum akut dengan parasit yang resisten terhadap klorokuin, bisa diberikan kuinin atau kuinidin secara intravena. Pada malaria lainnya jarang terjadi resistensi terhadap klorokuin, karena itu biasanya diberikan klorokuin dan primakuin.
Obat-obatan ini menyerang parasit malaria dalam darah dan hati
(liver) dapat merusakan sel hati yang sehat, sehingga kurang baik dan dapat membawa efek
samping yang buruk pada pasien jika digunakan dalam dosis berat atau dalam waktu yang
panjang, oleh karena itu konsultasikan dengan dokter.
Pengobatan Tradisional Penyakit Malaria dengan Tahitian Noni Bioactive Beverage
Berikut ini adalah hasil-hasil uji klinik TAHITIAN NONI Juice karya para penelitu Departemen R&D Tahitian Noni International Inc. (mencapai 58 topik publikasi uji klinik) yang berhubungan dengan Penyakit Malaria :
• TAHITIAN NONI Bioactive Beverage Meningkatkan Energi dan Kekuatan Fisik.
Uji klinik pada manusia dilakukan terhadap 40 atlet terlatih pemeriksaan treadmili dan darah. Hasilnya, efek mengkonsumsi TAHITIAN NONI Bioactive (100 mL) selama 3 minggu meningkatkan time exhaustion (21%), dan menurunkan semiluminesen darah (25%) (Palu, Afa K. et al. Journal of Medicinal Plant Research, 2008)
• TAHITIAN NONI Bioactive Beverage Meningkatkan Fungsi Sistem Imun.
Uji klinik pada manusia dilakukan terhadap 12 relawan yang sehat. Hasilnya, efek mengkonsumsi TAHITIAN NONI Bioactive (330 mL) selama 8 minggu signifikan mereduksi MDA, meningkatkan aktivitas IL-2 dan sel NK, tanpa memicu efek samping.
Selain uji klinik yang resmi diprogramkan Tahitian Noni International Inc., efikasi Morinda citrifolia L. juga cukup menarik perhatian para ilmuan biomedik dari berbagai negara. Misalnya, Departemen Kesehatan Amerika menghibahkan dana penelitian untuk uji klinik fase- 1 mengenai toleransi dosis dan toksisitas produk olahan Morinda citrifolia L. 2000 mg selama 28 hari.
Dosis ini terus ditingkatkan dengan penambahan 2000 mg selama 28 hari. Dosis ini terus ditingkatkan dengan penambahan 2000 mg/hari, sampai tercapai dosis maksimal 10 gram per hari (Isset et al. Qual Life Res, 2005). Dosis aman ini setara dengan 200 mL (secangkir) TAHITIAN NONI Bioactive. Berdasarkan uji klinik tahap- 1, maka jus noni dikategorikan aman dijadikan sumber nutrisi untuk meningkatkan kualitas kesehatan.
Dan masih banyak lagi riset tentang Morinda citrifolia L. sebagai produk naturaseutikal atau etnomedika terpopuler di dunia. Sampai akhir tahun 2008 saja diperkirakan lebih dari 300 Jurnal internasionlal telah mempublikasikan keunggulan efek terapeutik Morinda citrifolia L. sementara itu jus noni sebagai produk komersil nutrisi atau suplemen dilaporkan telah memecahkan rekor penjualan tertinggi di Amerika, dan dalam dua dekade terakhir tercatat sebagai produk botani yang paling laris di dunia (News, Alternative Medicine, 2007). Jadi, sangat wajar terjadi ledakan riset Morinda cifitrolia L. karena produk komersilnya benar-benar digandrungi masyarakat global.
Terakhir, di bawah ini akan disarikan hasil-hasil riset biomolekuler tentang Morinda cifitrolia L. (noni) karya para peneliti lintas negara yang dipublikasikan melalui aneka jurnal internasional.
• Ekstrak Morinda cifitrolia L. secara in vitro memilki Aktivitas Antiviral, Antifungal, Anti Bakterial, serta aktivitas Anti Komplemen.
Penelitian ini memperkuat manfaat anti-infeksi Morinda cifitrolia L. yang secara tradisional diyakini oleh bangsa Polinesia (Locher et al. Journal of Ethnopharmacology, 1995).
%2BTahitian%2BNoni-khasiattahitiannonijuice.jpg)
Mengandung 230 senyawa yang sangat bermanfaat bagi kesehatan, 157 senyawa adalah Micro Nutrisi Essensial (Super Nutrisi) antara lain ebelas (11) vitamin, sebelas (11) mineral, tujuh belas (17) asam amino, yang terpenting diantaranya adalah :
Vitamin A1*, B1, B6, B12, C*, E*, Dll
Mineral Magnesium, Calsium, Phosphor, Besi,
Selenium, Seng, Kalium, Natrium
Asam Amino Pencegahan degenerasi sel, diantaranya :
Arginine, Cystin, Glycine, dll
Nitric Oxide Sebagai Neuro Transmitter yaitu untuk
meningkatkan sinyal inter dan
intra celuler (NOBEL 1998)
Dammnacanthal Anti Kanker dan Anti Biotik alami
Alizarin Pemutus hubungan pembuluh darah ke tumor
Terpenoid Anti Mikroba: Eugenol – anti kanker
Asam Ursolic: Anti Kanker (Leukimia)
Anti Mikroba (AIDS), Anti Inflamasi,
Anti Histamin, Anti Alergi
Glycoside Perawat Jantung, Flavonol Glycoside
Scopoletin Menurunkan tekanan darah, Anti
Bakteri, Pneumonia, Anti Alergi
Proxeronine Sangat vital bagi penyehatan sel, Anti
Mikroba/ Anti Inflamasi/ Anti
Oksidan/ Anti kanker
Anggur OPC, EGCg, Resveratol, Pterostilbene
(AntiKolestrol) dan Anti Oksidan.
Polysaccharida Anti Mikroba, Anti Kanker, dll
Blueberry Anti Oksidan EGCg, Anti Kolestrol
Subscribe to:
Posts (Atom)



















