Efek Blog

Monday, 1 September 2014

Obat Herbal Penebalan Dinding Rahim/ Hyperplasia Uterus

HIPERPLASIA ENDOMETRIUM adalah keadaan dimana endometrium tumbuh secara berlebihan. - See more at: http://reproduksiumj.blogspot.com/2009/10/hyperplasia-endometrium.html#sthash.Vpx579C1.dpuf
HIPERPLASIA ENDOMETRIUM adalah keadaan dimana endometrium tumbuh secara berlebihan. - See more at: http://reproduksiumj.blogspot.com/2009/10/hyperplasia-endometrium.html#sthash.Vpx579C1.dpuf
HIPERPLASIA ENDOMETRIUM adalah keadaan dimana endometrium tumbuh secara berlebihan. - See more at: http://reproduksiumj.blogspot.com/2009/10/hyperplasia-endometrium.html#sthash.Vpx579C1.dpufH
Rahim diciptakan untuk menampung bakal kehidupan baru, yaitu zigot. Dalam satu siklus menstruasi, zigot terbentuk ketika sel telur bertemu sperma. Rahim bersiap sedia menjadi tempat implantasinya dengan menyediakan nutrisi melalui pelebaran pembuluh darah dan zat-zat yang diperlukan lewat penebalan dinding rahim bagian dalam (endometrium).Bila tidak ada zigot yang terbentuk, penebalan ini akan luruh menjadi siklus menstruasi. Siklus ini terjadi berkat dua hormon utama yaitu hormon estrogen dan progesteron.

Hiperplasia endometrium adalah suatu masalah dimana terjadi penebalan/pertumbuhan berlebihan dari lapisan dinding dalam rahim (endometrium), yang biasanya mengelupas pada saat menstruasi.

Hiperplasia endometrium adalah keadaan dimana endometrium tumbuh secara berlebihan.
Endometrium adalah lapisan rahim yang tumbuh dan menebal setiap bulan pada wanita dewasa secara seksual.

Patofisiologi Penebalan Dinding Rahim
Hormon yang ada di tubuh wanita: estrogen dan progesteron mengatur perubahan endometrium, dimana estrogen merangsang pertumbuhannya dan progesteron mempertahankannya. Sekitar pertengahan siklus haid, terjadi ovulasi (lepasnya sel telur dari indung telur). Jika sel telur ini tidak dibuahi (oleh sperma), maka kadar hormon (progesteron) akan menurun, sehingga timbullah haid/menstruasi.

Setiap ketidakseimbangan antara hormon (tingkat hormon estrogen yang tinggi sedangkan tingkat hormon progesteron penurunan) dapat menyebabkan pertumbuhan sel yang tidak biasa atau berlebihan. Bila tidak mendapatkan penanganan sel- sel yang melapisi menjadi abnormal yang dapat mengakibatkan kanker rahim.

Pada saat mendekati menopause, kadar hormon-hormon ini berkurang. Setelah menopause wanita tidak lagi haid, karena produksi hormon ini sangat sedikit sekali. Untuk mengurangi keluhan/gejala menopause sebagian wanita memakai hormon pengganti dari luar tubuh (terapi sulih hormon), bisa dalam bentuk kombinasi estrogen + progesteron ataupun estrogen saja.

Estrogen tanpa pendamping progesteron (unoppesd estrogen) akan menyebabkan penebalan endometrium. Pada beberapa kasus sel-sel yang menebal ini menjadi tidak normal yang dinamakan Hiperplasis atipik yang merupakan cikal bakal kanker rahim.

Penyebab Penebalan Rahim
Hiperplasia endometrium biasa terjadi akibat rangsangan / stimulasi hormon estrogen yang tidak diimbangi oleh progesteron. Pada masa remaja dan beberapa tahun sebelum menopause sering terjadi siklus yang tidak berovulasi sehingga pada masa ini estrogen tidak diimbangi oleh progesteron dan terjadilah hiperplasia.

Pada kasus umum, peningkatan hormon estrogen bisa terjadi akibat dipicu oleh tumbuhnya kista. Pada kasus lain, penebalan dinding rahim juga terjadi karena faktor ketidakseimbangan hormonal dimana peningkatan hormon estrogen tak diimbangi oleh peningkatan progesteron. Kondisi ini juga biasanya dialami oleh wanita yang tergolong berbadan gemuk karena produksi estrogennya berlebihan. Jadi, hiperplasia endometrium sebenarnya bisa dialami siapa pun, baik yang sudah memiliki anak maupun belum.

Kejadian ini juga sering terjadi pada ovarium polikistik yang ditandai dengan kurangnya kesuburan (sulit hamil).

Perempuan yang berisiko mengalami Penebalan Rahim
  • Perempuan pada masa klimakterium-menopause
  • Didahului oleh terlambat haid atau amenorea
  • Obesitas (konversi perifer androgen menjadi estrogen dalam jaringan lemak)Penderita Diabetes MellitusPengguna estrogen dalam jangka waktu yang lama tanpa diimbangi dengan progestin pada kasus menopausePCOS (Polycistic Ovarian Syndrome)
Jenis Hiperplasia Rahim
Ada 3 kategori hiperplasia, yaitu 1. Hiperplasia simplex. 2. Hiperplasia komplex. 3. Hiperplasia atipik.
Kondisi ini merupakan proses yang jinak (benign), tetapi pada beberapa kasus (hiperplasia tipe atipik) dapat menjadi kanker rahim.

Gejala Penebalan Rahim
Menglami nyeri perut bagian bawah, spotting atau perdarahan antara periode menstruasi, keputihan yang berlebihan, dan atau menstruasi berat, dan atau berkepanjangan. Bila bunda mengalami hal ini, jangan diabaikan. Segeralah berkonsultasi dengan dokter kandungan.

Pemeriksaan dan Pengobatan Konvensional (Secara Medis) Penebalan Dinding Rahim
Papsmear
USG : Terutama yang transvaginal.
Biopsi : pengambilan sampel endometrium, selanjutnya di periksa dengan mikroskop (PA)
Kuret : leher rahim dilebarkan dengan dilatator kemudian hiperplasianya dikuret. Hasil kuret lalu di PA-kan.
Histereskopi : memasukkan kamera (endoskopi) kedalam rahim lewat vagina. Dilakukan juga pengambilan sampel untuk di PA-kan

Pada kebanyakan kasus hiperplasisa dapat diobati dengan obat-obatan yaitu dengan memakai progesteron. Progesteron menipiskan/menghilangkan penebalan serta mencegahnya tidak menebal lagi. Namun pemakain progesteron ini menimbulkan bercak (spotting).
Setelah mengkonsumsi progeteron dalam waktu tertentu, dilakukan evaluasi kembali endometriumnya dengan cara di biopsi atau metode sampling lainnya. Jika tidak ada perbaikan, dilakukan dapat diberikan obat lagi. Histerektomi atau pengangkatan rahim dilakukan jika anak sudah cukup atau hiperplasia nya jenis atipik. Namun jika masih ingin punya anak maka masih ada pilihan dilakukan terapi hormonal.
Hal- hal dibawah ini dapat mengurangi risiko terjadinya hiperplasia endometrium :
* Terapi sulih hormon yang seimbang (estrogen plus progesteron).
* Jika haid tidak teratur (tidak tiap bulan ada), dapat diberikan progesteron agar tidak terjadi penebalan endometrium. Pil KB yang mengandung kombinasi estrogen-progesteron dapat mencegah hiperplasia pada wanita dengan haid yang tidak teratur.

Pengobatan Tradisional Penebalan Dinding Rahim dengan Tahitian Noni Bioactive Beverage
Kandungan Proxeronine Tahitian Noni Juice bekerja pada tingkat selular. Proxeronine meningkatkan struktur selular yang di hancurkan oleh kanker.
Selain Proxeronine riset terhadap Tahitian Noni Juice yang telah dilakukan di laboratorium-laboratorium menegaskan kemampuan Tahitian Noni Juice untuk melawan kanker. Dalam suatu penelitian, empat orang ilmuwan dari Jepang menyuntikkan sel ras (sel yang menjadi pemicu bagi pertumbuhan yang merusak) dengan substansi yang disebut damnacanthal yang ditemukan dalam Tahitian Noni Juice.

Mereka mengobservasi bahwa pemberian damnachantal ternyata menghambat reproduksi sel ras secara signifikan. Damnachantal adalah suatu substansi didalam Tahitian Noni Juice yang bekerja sebagai agen anti kanker.
Dalam Riset tersebut juga membuktikan bahwa Tahitian Noni Juice merangsang tubuh untuk mereproduksi element-element yang melawan kanker seperti nitrix oxide, interleukin (mediator sistem imunitas yang dibuat oleh dan mempengaruhi limfosit-red), interferon (sitokin yang mencegah terjadinya super infeksi oleh virus lain – red), faktor nekrosis tumor, lipopolisakarida dan sel-sel pembunuh alami.

 
Dipercaya juga bahwa Tahitian Noni Juice mempunyai fungsi pencegahan dan perlindungan terhadap kanker pada tahap inisisasi, yang merupakan fase pertama pada pembentukan kanker.
Penelitian lain yang dilakukan oleh Mian-Ying Wang, M.D. di Fakultas Kedokteran Universitas Illionis, Rockford, menunjukan bahwa tikus yang diberikan 10% Tahitian Noni Juice selama seminggu dan kemudian disuntukan sel DMBA (agen penyebab kanker) , mempunyai bercak tambahan DNA (suatu tes untuk melihat keabnormalan DNA) yang secara signifikan lebih sedikit di bandingkan dengan tikus yang juga disuntukan DMBA namun hanya diberi air. Semakin sedikit jumlah bercak tambahan DNA, semakin tinggi perlindungan terhadap kanker. Tikus yang diberi Tahitian Noni Juice mempunyai 50% bercak DNA lebih sedikit di paru-paru, 60% lebih sedikit di jantung, 70% lebih sedikit di lever, dan 90% lebih sedikit di ginjal. Tahitian Noni Juice telah terbukti memiliki kemampuan anti oksidan. Hal ini berarti dapat mengikat radikal bebas yang terdapat dalam tubuh. Radikal bebas dapat merusak sel dan membentuk sel kanker.
Banyak yang berpendapat bahwa aktifitas anti oksidan adalah fungsi penting dari Tahitian Noni Juice dan salah satu alasan mengapa begitu banyak orang sukses dalam melawan kanker dengan Tahitian Noni Juice.
Dari 27.000 pengguna Tahitian Noni Juice dalam survey Dr. Neil Solomon 2.365 orang menderita berbagai jenis kanker. Dari jumlah ini 60% dari mereka berhasil mengalami kemajuan kesehatan yang luar biasa.
Dosis penggunaan Tahitian Noni Juice untuk Terapi Kanker : jumlah konsumsi rata-rata dari 64% responden yang mengalami kemajuan kesehatan adalah 105 cc setiap hari.
Dalam riset Dr.Neil Solomon juga menemukan “RESEP NONI” yang telah digunakan oleh para pasien penderita kanker untuk meningkatkan energi tubuh mereka secara maksimal. Resep ini datang dari rekan sejawat dari profesional media, Orlando Pile, M.D. Resepnya sebagai berikut:
• 1 Liter Tahitian Noni Juice perhari selama 4 hari pertama (60 cc di minum setiap 1 jam)
• ½ Liter Tahitian Noni Juice perhari selama 4 hari berikutnya (60 cc di minum setiap 2 jam)
• 240 cc Tahitian Noni Juice sehari selama 30 hari berikutnya (40 cc di minum setiap 4 jam)
• 105 cc untuk selanjutnya. (30 cc di minum 3 kali dalam 1 hari dengan dosis 35 cc pada malamnya)
Hiperplasia Endometrium seringkali terjadi pada sejumlah wanita yang memiliki resiko tinhggi :
  1. Sekitar usia menopause
  2. Didahului dengan terlambat haid atau amenorea
  3. Obesitas ( konversi perifer androgen menjadi estrogen dalam jaringan lemak )
  4. Penderita Diabetes melitus
  5. Pengguna estrogen dalam jangka panjang tanpa disertai pemberian progestin pada kasus menopause
  6. PCOS – polycystic ovarian syndrome
  7. Penderita tumor ovarium dari jenis granulosa theca cell tumor
- See more at: http://reproduksiumj.blogspot.com/2009/10/hyperplasia-endometrium.html#sthash.Vpx579C1.dpuf
Hiperplasia Endometrium seringkali terjadi pada sejumlah wanita yang memiliki resiko tinhggi :
  1. Sekitar usia menopause
  2. Didahului dengan terlambat haid atau amenorea
  3. Obesitas ( konversi perifer androgen menjadi estrogen dalam jaringan lemak )
  4. Penderita Diabetes melitus
  5. Pengguna estrogen dalam jangka panjang tanpa disertai pemberian progestin pada kasus menopause
  6. PCOS – polycystic ovarian syndrome
  7. Penderita tumor ovarium dari jenis granulosa theca cell tumor
- See more at: http://reproduksiumj.blogspot.com/2009/10/hyperplasia-endometrium.html#sthash.Vpx579C1.dpuf

Saturday, 30 August 2014

Sembuh dari Sakit dengan Tahitian Noni Bioactive Beverage (Sumber : Pak Maryanto-Yogyakarta)

Tell the story in Jakarta (28 Agustus 2014); Alhamdulillah ini adalah beberapa pasien kanker rahim (Ca. Rahim), haemofilia, Kista 16 cm dan Endometriosis yang mau share dan bercerita tentang pengalamannya terbebas dari penyakit yang menyakitkan dan mengancam jiwa. Atas izin Allah, sabar dan ketekunannya mengkonsumsi Tahitian Noni Bioactive Beverage, mereka mendapatkan kesembuhan. Siapa yang mau ikut ???

Friday, 29 August 2014

AUB (Abnormal Uterine Bleeding)/ Gangguan Menstruasi

Haid telah lama menjadi pertanda penting dari perkembangan seksual wanita, yang merupakan salah satu tanda nyata dari endokrin wanita dan maturasi sistem reproduksi. Haid spontan dan reguler membutuhkan (a) aksis sistem endokrin hipotalamus- hipofisis- ovarium yang intak; (b) kemampuan endometrium untuk merespon stimulasi hormon steroid; dan (c) aliran keluar yang intak dari genitalia internal ke eksternal.
 
Gangguan haid adalah perdarahan haid yang tidak normal dalam hal : panjang siklus haid, lama haid, dan jumlah darah haid. Melibatkan hipotalamus, hipofisis, ovarium dan endometrium

Penyebab Gangguan Menstruasi :
1. Psikis
Wanita usia subur jika stres dalam jangka panjang maka akan dapat menghambat fungsi kelenjar pituitary. Ovarium tidak lagi memproduksi sekresi estrogen sehingga terjadi gangguan menstruasi.

Ketika sedang stres, adanya tekanan (bahaya, hubungan pribadi, pekerjaan, lingkungan) kelenjar adrenal dirancang untuk mengeluarkan hormon kortisol. Kortisol memiliki dampak langsung pada hormon seks estrogen, progesteron, dan DHEA. Gangguan makan, diet, penggunaan narkoba, dan ketergantungan pada stimulan seperti kafein dan alkohol juga ditafsirkan oleh tubuh sebagai jenis stres. Kurangnya asupan makanan yang bergizi tampaknya secara fisik mengubah protein dalam otak sehingga mereka tidak bisa lagi mengirim sinyal yang tepat untuk ovulasi normal.

Jenis yang paling umum dari periode tidak teratur adalah anovulasi atau siklus di mana seorang wanita tidak berovulasi yaitu, tidak melepaskan telur. Hal ini sering menjadi penyebab terlambat haid (siklus anovulasi) dan dianggap normal jika terjadi hanya sekali atau dua kali setahun.
Penyebab dari anovulasi adalah karena adanya : pola makan yang buruk; stres yang tinggi; trauma emosional; sakit; atau latihan fisik yang berat.

Menstruasi yang tidak teratur dapat juga dikarenakan sindrom ovarium polikistik (PCOS), suatu kondisi yang mudah dikenali dan diobati yang sering terjadi dengan resistensi insulin. Dengan PCOS, ovarium menghasilkan jumlah folikel yang menghasilkan tingkat estrogen yang tinggi tetapi tidak pernah melepaskan telur. Estrogen yang berlebihan merangsang lapisan rahim menebal ke titik di mana ia harus mengelupaskan.


2. Elektromagnetik
Telepon, internet, oven microwave, telepon tanpa kabel, penyedot debu berbagai peralatan rumah tangga dan elektronik yang digunakan akan menghasilkan gelombang elektromagnetik, efek jangka panjang dari gelombang elektromagnetik tidak baik bagi tubuh manusia dan akan menyebabkan terjadinya gangguan pada endokrin, haid, dan fungsi reproduksi wanita.

3. Faktor Usia

"Pada usia 25-35 saja kan hanya 60 persen wanita yang memiliki siklus haid antara 25-28 hari, ada sekitar 1 persen yang siklusnya lebih pendek dari 21 hari dan ada yang lebih panjang dari 35 hari. Kalau usianya memang masih remaja, belasan atau di bawah 20 tahun, kemungkinan besar memang haidnya akan terlambat setiap bulannya. Begitu juga yang di atas 35 tahun.

Bunda mungkin saja mengalami menopause dini yaitu berada pada usia (20-30 tahun) disebabkan karena adanya kelainan bawaan, adanya pengangkatan rahim atau adanya penyakit autoimun. Hal ini sekaligus membuat fakta baru untuk mematahkan bahwa adanya menopause dini disebabkan karena habisnya telur, itu hanya mitos.
Menstruasi yang tidak teratur adalah salah satu sinyal yang paling umum dari perimenopause. Wanita memasuki perimenopause sering memiliki menstruasi yang tidak teratur karena ketidakseimbangan progesteron yang mengganggu siklus. Karena progesteron mengatur jumlah dan lama perdarahan, menstruasi dapat bertahan lebih lama dan disertai dengan perdarahan sangat berat (juga disebut menorrhagia atau hypermenorrhagia). Namun, periode yang lebih pendek atau spottier juga dapat menunjukkan perimenopause. Menopause ditandai dengan haid yang tidak teratur dan tidak terjadinya menstruasi selama satu tahun .

4. Sembelit
Sembelit dapat menyebabkan gangguan menstruasi. Karena kapasitas tinja di dalam rektum berlebihan, akan menyebabkan rahim “tergeser”miring ke belakang. Jika posisi rahim miring dalam jangka panjang.Tekanan vena dalam ligamentum yang luas tidak mengalir, dinding rahim akan kehilangan elastisitas, terjadi sakit pinggang dan gangguan haid.

5. Penurunan Berat Badan atau Kegemukan
Wanita yang mengalami anoreksia atau mereka yang berolahraga 2-3 jam sehari dapat menemukan siklus menstruasi mereka mengurangi atau berhenti karena adanya penurunan lemak tubuh. Para wanita ini memiliki estrogen rendah dan tidak berovulasi. Ini disebut stres-jenis hipotalamus amenore, dan itu terjadi ketika gizi buruk dan stres mengubah kimia otak dan jalur hormon. Otak tidak dapat memicu hormon yang tepat untuk perkembangan folikel, yang membuat estrogen yang diperlukan. Wanita dengan ketidakteraturan ini cenderung berada pada risiko yang lebih tinggi untuk keropos tulang (osteoporosis) dan kondisi degeneratif lainnya.

Selain itu ada pula penyebab lainnya yaitu adanya Ovarium syndrome, kelainan rahim, bunda sedang menjalani kemoterapi atau pasca melahirkan dan sedang menyusui. Hal tersebut juga dapat menjadi penyebab terganggunya siklus menstruasi bunda.
Wanita obesitas terancam untuk mengalami gangguan keseimbangan hormon yang dapat menyebabkan gangguan dalam menstruasi sehingga dapat menyebabkan siklus pengeluaran sel telur menjadi terganggu juga. Hal ini dapat menyebabkan kesulitan untuk hamil.

Terapi Alami dengan Mengkonsumsi Tahitian Noni Bioactive Beverage
Ada baiknya, perbaiki pola makan, pola tidur dan olahraga yang teratur, dan konsumsi Tahitian Noni Bioactive Beverage.

Efek Teraputik Tahitian Noni Bioactive Beverage untuk menormalkan gangguan Mentruasi
Mengapa beberapa perempuan mengalami masalah menstruasi yang parah sementara yang lain sepertinya tidak terpengaruh? Pertanyaan ini ternyata tidak dapat dijawab sepenuhnya oleh dokter. Para ilmuwan percaya bahwa ini akibat fluktuasi tingkat hormon. Hal ini disebut dominasi estrogen, dimana hormon estrogen lebih kuat daripada hormon progesteron. Dalam buku yang ditulis oleh dr. Neil Solomon, MD, PhD dan dr. Richard Passwater serta Rita Elkins M.H berjudul Soy Smart Health, dijabarkan secara detil bagaimana estrogen dan progesteron yang tidak seimbang dapat mempengarui menstruasi perempuan.

Hormon-hormon lain di luar itu juga berpengaruh dalam masalah menstruasi. Sebagai contoh, wanita yang mempunyai kista dalam indung telurnya memiliki kandungan hormon androgen (hormon laki-laki) yang lebih tinggi dalam sistem tubuhnya. Hormon prolactin yang tinggi pada wanita yang tidak sedang hamil atau menyusui dapat memicu amenorrhea. Terlalu banyak/sedikit hormon thyroid juga dapat menyebabkan masalah menstruasi.

Dalam penelitian dr. Neil Solomon, MD, PhD dari 4.008 perempuan yang mengkonsumsi Tahitian Noni Bioactive Beverage untuk menormalkan gangguan menstruasi mereka, 80% melaporkan bahwa mereka sudah mendapatkan menstruasi yang normal.

Bagaimana TNBB dapat menormalkan gangguan menstruasi dijelaskan secara terperinci dalam hak paten efek terapeutik.

Hak Paten Efek Teraputik Tahitian Noni Bioactive Beverage untuk menormalkan gangguan Mentruasi.
SELECTIVELY INHIBITING ESTROGEN PRODUCTION AND PROVIDING ESTROGENIC EFFECTS IN THE HUMAN BODY
PATEN (WO 2004/091545 A2) – 28 Oktober 2004
http://www.wipo.int/pctdb/en/fetch.jsp?LANG=ENG&DBSELECT=PCT&SERVER_TYPE=19-10&SORT=41322428-KEY&TYPE_FIELD=256&IDB=0&IDOC=1426668&C=10&ELEMENT_SET=B&RESULT=1&TOTAL=1&START=1&DISP=25&FORM=SEP-0%2FHITNUM%2CB-ENG%2CDP%2CMC%2CAN%2CPA%2CABSUM-ENG&SEARCH_IA=US2004009129&QUERY=%28WO+AND+2004%2F091545%29+
Inhibisi Produksi Estrogen dan Secara Selektif dan Efek Kontrol Estrogenik di dalam Tubuh Manusia

Estrogen merupakan hormon seks steroid yang diproduksi oleh ovarium, atau dikonversi dari korteks adrenal: berfungsi untuk perkembangan seks sekunder, siklus menstruasi, libido, dan menyiapkan kondisi gential untuk konsepsi.
Aromatase adalah kompleks enzim sitokrom P450, berfungsi mengkonversi adrogen C14 menjadi aromatik C18 (steroid estrogenik).
Morinda citrifolia L. dapat menginhibisi aromatisasi, sekaligus berperan sebagai fitoestrogen untuk memicu efek estrogenik secara selektif, sehingga Morinda citrifolia L. dapat diaplikasikan untuk terapi pemulihan hormon dan untuk tritmen atau prevensi berbagai penyakit dependen – estrogen.

Salah satu laporan penggunaan noni oleh penyembuh kuno Kahuna adalah bagi “masalah” wanita. Sedikit yang mereka ketahui bahwa terdapat suatu substansi dalam noni yang juga ditemukan dalam suplemen alami pada tahun 1950-an yang disebut bromelain. Substansi ini secara antusias diteliti oleh perusahaan-perusahaan farmasi raksasa sebagai perawatan bagi, diantara yang lain, kram menstruasi yang parah. Dr. Ralph Heinicke yang mempelopori penelitian noni, menemukan bahwa bromelain membantu menurunkan rasa sakit pada wanita yang kram menstruasi. Dalam penelitian lain beliau menemukan bahwa noni juga membantu meringankan kram menstruasi. Melalui penelitian yang berkesinambungan, Dr. Heinicke membantu menjembatani jurang antara bromelain dan noni.

Diet/ Nutrisi untuk Penderita Sirosis Hati


Hati, seperti sistem-sistem lainnya yang telah diuraikan memiliki fungsi berganda dan dikoordinasikan dengan beberapa sistem lainnya. Ginjal dan Hati, merupakan filter dihubungkan dengan reaksi imun yang paling primitif. Acute Phrase Reaktion (C Reactive Protein, Interleakin 6, Tumor Necrosis Factor-Alpha).

Hati memetabolis dan memprose protein, lemak dan karbohidrat untuk berlangsungnya sintesa, produksi dan penyimpanan energi.

Ia juga memproses sampah, toksin, obat-obatan dan kimia lainnya untuk dibuang. Garam empedu dibuat, dalam hati untuk memfasilitasi pencernaan dan penyerapan lemak. Kolestrol juga dibuat disini, hati membuat peptide dan protein, serta menyediakan asam-asam amino untuk membangun protein kompleks dalam semua sel-sel tubuh.

Sel-sel hati menyimpan lemak dan karbohidrat (glikogen) untuk konversi cepat menjadi energi jika kita tidak makan.

Fungsi penyimpanan dan pengeluaran ini adalah bagian dari bagaimana hati bekerja bersama dengan pankreas dan Insulin. Untuk menjaga kadar Glukosa darah. Hubungan antara makanan dan energi. Ini merupakan alasan mengapa orang yang menderita Hepatitis dan Cirrhosis merasa lemah, capai dan tidak punya nafsu makan. Sindroma Metabolis sebagian dimediasi oleh ahati yang menghasilkan Acute Phase Reactants dan perubahan dalam metabolis lemak.

Berikut ini ada beberapa cara sederhana dalam menangani penyakit sirosis hati, sebagai berikut :

1. Dalam masa pengobatan, diet cocok diterapkan oleh penderita sirosis hati
Diet dilakukan dalam dua tahapan terapi. Pada tahap ini, penderita sirosis hati hanya bisa minum-minuman, seperti teh, sirup, dan sari buah. Penderita sirosis hati juga boleh mengonsumsi makanan yang halus atau mudah ditelan, tetapi harus dibawah pengawasan dokter atau ahli gizi. Lamanya melakukan diet dilakukan tergantung pada tahapan gejala sirosis hati.

2. Tahap ini dilakukan pada saat precoma telah teratasi

Precoma adalah masa menjelang terjadinya koma radang hati. Makanan yang mengandung protein dapat diberikan, tetapi dalam jumlah terbatas. Konsumsi makanan yang mengandung protein dilakukan secara bertahap 20-60 gram protein/hari. Makanan yang diberikan berupa cairan yang mengandung karbohidrat sederhana seperti, macam-macam sari buah yang manis, sirup, dan teh manis. Makanan cair diberikan sekitar 2 liter/hari.

Pemilihan makanan bagi penderita sirosis hati. Dalam memilih menu makanan bagi penderita sirosis hati, sebaiknya diperhatikan hal-hal berikut ini :

  • Hindari konsumsi makanan yang dapat menimbulkan penimbunan gas dalam lambung seperti ubi, singkong, kacang merah, kol, sawi, lobak, nangka dan durian. 
  • Hindari konsumsi makanan yang telah diawetkan, seperti hamburger, sosis, ikan asin dan kornet. Usahakan selalu mengkonsumsi makanan segar.
  • Pilih bahan makanan yang kandungan lemaknya tidak banyak seperti daging yang tidak berlemak, ikan segar, atau ayam tanpa kulit.
  • Pilih sayuran rendah serat, seperti bayam, wortel, bit, labu siam, kacang panjang muda, buncis muda, dan daun kangkung.
  • Hindari konsumsi bumbu-bumbu masakan jangan terlalu banyak dan gunakan bumbu masakan dalam batas normal, seperti salam, lengkuas, kunyit, bawang merah, bawang putih, dan ketumbar asal tidak terlalu banyak.
  • Hindari bahan makanan yang terlalu berlemak seperti daging, usus, otak, sumsum atau santan kental.
Ada pengobatan yang dapat menolong membunuh virus yang tersisa, tetapi, manfaat ini mengandung efek samping beracun. Noni membuat kita dapat mentoleransi pengobatan ini dengan lebih mudah.

Orang yang menderita Cirrosis mendapatkan manfaat perbaikan fungsi hati dati TNJ. Cirrosis berarti “keras” dalam bahasa Latin dan ini disebabkan oleh cacat karena infeksi dan matinya sel-sel hati. Noni melunakkan dan mengurang jaringan yang cacat. Pasien menerima manfaat dari nafsu makan yang membaik memungkinkan mereka makan lebih baik dan merasa lebih baik baik. Jika mereka kadang-kadang minum alkohol akibat negatifnya akan lebih sedikit. Noni juga mengurangi keinginan untuk minum alkohol dan membantu mereka mengendalikan kebiasaan ini.

Ada sejumlah penyakit genetis yang melibatkan hati. Satu diantaranya adalah Familial Amyloidosis. Beta Amyloid adalah suatu protein yang biasanya dianggap sebagai akibat dari kerusakan atau degenerasi di beberapa bagian tubuh, sama seperti Alzheimer pada otak. Dalam Familial, protein abnormal dibuat di hati tetapi disimpan dibanyak bagian tubuh dimana ia menstimulasi reaksi-reaksi oksidatif dan peradangan. Tahitian Noni Juice (TNJ) 2 sampai 4 oz per hati mengurangi reaksi-reaksi negatif terhadap penimbunan itu dan dapat mengurangi produksi Amyloid. Banyak hal bersifat toksin terhadap hati seperti makan secara berlebihan beberapa obat, beberapa herba, polusi, merokok, dan bahan pelarut. Noni membantu menormalkan hepatitis akibat toksin dan melindungi hati dari lingkungan sehari-hari. TNJ juga memperbaiki keseimbangan kolesterol dalam tubuh kita, mengurangi peradangan sub-klinis dan menurunkan kadar atherogenesis dalam arteri kita.
Terapi Tahitian Noni Bioactive Beverage

Zat bioaktif Tahitian Noni adalah Iridoid:
Anti inflamasi (peradangan) yang baik.
Antimutagenesis
Revitalisasi sel-sel
Tahitian Noni Bioactive Beverage sebagai Promotif
Sebagai nutriceutikal-> nutrisi alami mengandung asam amino esensial, vitamin dan mineral-> sebagai sumber energi-> Imunomodulator.


Thursday, 28 August 2014

Persalinan Normal Setelah Persalinan Sectio Caesaria pada Persalinan Sebelumnya

Kelahiran adalah sebuah proses dalam hewan di mana anak dikeluarkan dari badan ibunya. Bentuk berbeda dari kelahiran adalah ovipari, vivipari atau ovovivipari. Dalam manusia, anak yang belum dilahirkan disebut fetus setelah masa embrio.

Kelahiran anak adalah proses akhir dari kehamilan yang sukses manusia yang menghasilkan bayi dilahirkan. Kelahiran anak alami adalah sebuah teknik kelahiran dengan penggunaan bantuan medis minimal, terutama anaesthetics. Defect kelahiran adalah sebuah ketidaknormalan fisik atau mental yang hadir pada saat kelahiran. Kelahiran banyak adalah kelahiran dua (kembar) atau tiga (triplet) atau empat (quadruplet), dst; bayi dalam masa kehamilan tunggal.
Section Caesarea adalah suatu persalinan buatan, dimana janin dilahirkan melaului suatu insisi pada dinding perut dan dinding rahim dengan syarat rahim dalam keadaan utuh serta berat janin diatas 500 gram (Wiknyosastro, 2005).

Bedah caesar (bahasa Inggris: caesarean section atau cesarean section dalam Inggris-Amerika), disebut juga dengan c-section (disingkat dengan cs) adalah proses persalinan dengan melalui pembedahan dimana irisan dilakukan di perut ibu (laparatomi) dan rahim (histerotomi) untuk mengeluarkan bayi. Bedah caesar umumnya dilakukan ketika proses persalinan normal melalui vagina tidak memungkinkan karena berisiko kepada komplikasi medis lainnya.
 
Section Caesarea adalah suatu persalinan buatan, dimana janin dilahirkan melaului suatu insisi pada dinding perut dan dinding rahim dengan syarat rahim dalam keadaan utuh serta berat janin diatas 500 gram (Wiknyosastro, 2005).

Sectio caesarea adalah upaya mengeluarkan janin melalui pembedahan pada dinding abdomen dan uterus. Sectio aesarea merupakan bagian dari metode obstetrik operatif. Persalinan sectio caesarea dilakukan sebagai alternatif jika persalinan lewat jalan lahir tidak dapat dilakukan. Tujuan dilakukan persalinan sectio caesarea agar ibu dan bayi yang dilahirkan sehat dan selamat (Reeder et.al, 2011).

Just remembering, sebagaimana anjuran organisasi kesehatan dunia (WHO), kelahiran caesar di RS sedapat mungkin kurang dari 15%. Namun kenyataannya sekarang di RS Indonesia, kelahiran dengan cara caesar bisa lebih tinggi dibanding kelahiran normal. Bahkan kelahiran secara caesar di RS Jakarta berdasarkan sebuah penelitian tercatat mencapai 70%-90%.

Indikasi Persalinan Sectio Caesaria
Menurut Reeder, et.al. (2011), indikasi persalinan sectio caesarea terdiri atas faktor ibu, faktor janin, faktor plasenta atau kombinasi satu dengan yang lain. Faktor ibu terdiri atas penyakit ibu yang berat (seperti penyakit jantung berat, diabetes mellitus, preeklamsia berat atau eklampsia, dan kanker serviks) atau infeksi berat (virus herpes simpleks tipe II atau herpes genitalis dalam fase aktif atau dalam 2 minggu lesi aktif). Penyakit tersebut membutuhkan persalinan sectio caesarea karena beberapa alasan: (1) untuk mempercepat persalinan dalam suatu kondisi yang kritis; (2) karena ibu dan janinnya tidak mampu menoleransi persalinan; (3) janin akan terpajan dengan risiko bahaya yang meningkat saat melalui jalan lahir. Faktor ibu yang lain adalah pembedahan uterus sebelumnya, termasuk miomektomi, persalinan sectio caesaria sebelumnya dengan insisi klasik, rekonstruksi uterus, dan obstruksi jalan lahir karena adanya fibroid atau tumor ovarium.

Faktor janin terdiri atas gawat janin, seperti janin dengan kasus prolaps tali pusat, insufisiensi uteroplasenta berat, dan malpresentasi (seperti letak melintang, janin dengan presentasi dahi). Kehamilan ganda dengan bagian terendah janin kembar adalah pada posisi melintang bokong. Faktor plasenta berupa plasenta previa dan solusio plasenta (pemisahan plasenta sebelum waktunya). Faktor kombinasi antara faktor ibu dan janin pada umumnya adalah distosia (kemajuan persalinan abnormal) yang ditunjukkan sebagai suatu “kegagalan kemajuan” dalam persalinan. Hal ini kemungkinan berhubungan dengan ketidaksesuaian antara ukuran panggul dan ukuran kepala janin (disproporsi sefalopelvik), kegagalan induksi, atau aksi kontraksi uterus yang abnormal.


Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Persalinan Sectio Caesarea
1. Usia Ibu
Usia merupakan salah satu tolok ukur kesiapan seorang ibu untuk melahirkan, dimana usia ideal untuk menjalani proses kehamilan dan persalinan adalah usia 20-35 tahun. Wanita berusia kurang dari 20 tahun biasanya memiliki kondisi psikis yang belum matang serta kemampuan finansial yang kurang mendukung, sementara wanita berusia lebih dari 35 tahun cenderung mengalami penurunan kemampuan reproduksi (Harnowo, 2013).

2. Paritas
Paritas adalah jumlah anak yang pernah dilahirkan. Paritas merupakan faktor penting yang menunjang keberhasilan kehamilan dan persalinan. Persalinan yang pertama sekali biasanya mempunyai risiko relatif tinggi terhadap ibu dan anak, kemudian risiko ini menurun pada paritas kedua dan ketiga, dan akan meningkat lagi pada paritas keempat dan seterusnya (Mochtar, 1998). Ibu yang sering melahirkan memiliki risiko mengalami komplikasi persalinan pada kehamilan berikutnya apabila tidak memperhatikan kebutuhan nutrisi. Pada paritas lebih dari empat keadaan rahim biasanya sudah lemah yang dapat menimbulkan persalinan lama dan pendarahan saat kehamilan (Depkes RI, 2003)

3. Kadar Hb
Kadar Haemoglobin (Hb) merupakan salah satu indikator status gizi seseorang. Selama kehamilan, anemia lazim terjadi dan biasanya disebabkan oleh defisiensi besi sekunder karena kebutuhan besi seorang ibu hamil akan meningkat sebagai suplai besi untuk janin. Kadar Hb menunjukkan status anemia. Ibu yang mempunyai kadar Hb < 11 gr % berarti menderita anemia. Penelitian oleh Mulyawati, dkk. (2011) di RSI YAKKIS Gumolong Kabupaten Sragen menunjukkan adanya hubungan usia ibu dengan persalinan sectio caesarea. Anemia pada ibu hamil merupakan salah satu masalah gizi utama di Indonesia dan merupakan salah satu penyebab pendarahan pascapersalinan yang dapat menyebabkan kematian ibu.

4. Riwayat Persalinan
Persalinan sectio caesarea dengan irisan perut dan rahim secara vertikal membuat ibu hamil rentan mengalami perobekan pada rahim saat mengejan pada proses persalinan normal yang dapat berpotensi menyebabkan perdarahan. Oleh karena itu, untuk menghindari morbiditas dan mortalitas pada ibu dengan riwayat sectio caesarea terutama sectio caesarea dengan irisan vertikal, maka persalinan sectio caesarea menjadi pilihan (Anonim, 2009).

Kelemahan dan Kelebihan Persalinan Caesar
Kelemahan Persalinan Caesar
Bila Ibu bersalin secara caesar, maka ada beberapa hal ketidaknyamanan yang kelak dirasakan meski operasi dijalankan sesuai standar operasionalnya. Beberapa hari pertama pascapersalinan, akan timbul rasa nyeri hebat yang kadarnya dapat berbeda-beda pada setiap Ibu. Proses pemulihan cenderung berlangsung lebih lama, sehingga Ibu harus menjalani waktu rawat inap yang lebih lama ketimbang persalinan normal. Efek obat biusnya dapat membuat bayi cepat mengantuk, sulit saat harus mulai bernapas saat dilahirkan, sembelit, dan masuk angin. Sementara cara penyuntikkan obat bius di tulang punggung dapat membuat Ibu sering merasakan kesemutan dan rasa pusing cukup hebat di kemudian hari. Operasi besar ini menimbulkan trauma operasi, seperti terjadinya risiko perdarahan dua kali lebih besar ketimbang persalinan normal dan juga risiko kerusakan kandung kemih. Tentu saja biaya persalinan caesar akan jauh lebih mahal.

Kelebihan Persalinan Caesar
Bila indikasi medis membuat persalinan normal menjadi berisiko tinggi, persalinan caesar tentu saja menjadi cara teraman. Ibu yang memilih dibius secara lokal dapat melahirkan secara sadar, sehingga bisa segera menyusui si bayi dengan IMD (Inisiasi Menyusui Dini) segera setelah operasi. Selain itu, karena tidak ada proses mengejan, risiko meregangnya otot-otot dasar panggul dan vagina menjadi berkurang. Proses persalinan dengan cara ini relatif singkat—membutuhkan waktu kurang dari satu jam.

Persalinan Normal setelah Caesar
American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) mengungkapkan, sekitar 60%-80% wanita yang pernah melakukan caesar bisa melahirkan secara normal pada kehamilan setelahnya.

Seiring dengan meningkatnya pengetahuan para ibu hamil, disertai berbagai pertimbangan dan diikuti pemeriksaan sebelum melahirkan, kini melahirkan normal setelah caesar (vaginal birth after caesar/VBAC) sudah banyak ditempuh para ibu. Bila hasil pemeriksaan menunjukkan prasyarat melahirkan normal yang aman terpenuhi, misalnya jahitan sudah bagus, berat badan baby bagus, letak plasenta normal dan posisi kepala bayi sudah di bawah/masuk panggul, hampir bisa dipastikan ibu bisa melahirkan VBAC.

Idealnya, baik dari segi kesehatan ibu dan usia anak, jarak kehamilan adalah 2 tahun. Literatur menyatakan minimal jarak persalinan dengan persalinan berikutnya antara 18-24 bulan, bila ingin mencoba melahirkan normal setelah persalinan caesar. Ada juga yang menyatakan interval 18 bulan untuk kehamilan berikut. Interval persalinan ini juga dipengaruhi riwayat penyembuhan luka caesar, ada tidaknya komplikasi saat operasi serta indikasi caesar pertama.
Saat persalinan caesar, ada 7 lapisan perut yang dibuka, misalnya lapisan kulit, lapisan lemak, sampai akhirnya adalah rahim. Usai bayi keluar, tiap lapisan akan dijahit satu persatu. Luka di kulit perut umumnya dalam 1 minggu sudah menutup sempurna. Namun luka dalam dinding perut yang berlapis-lapis mungkin baru sembuh sempurna dalam 3 bulan, sedangkan luka rahim diperkirakan dalam 3-6 bulan.Yang menjadi pantauan ahli bukan hanya luka bekas jahitan yang letaknya di permukaan kulit semata –bekas jahitan tampak oleh mata-, melainkan kondisi rahim. Dan sampai saat ini, belum ada obat yang bisa membuat lapisan-lapisan ini cepat sembuh atau siap untuk kembali ‘membesar’. Semakin dekat jarak persalinan Caesar dengan kehamilan berikut, semakin kecil kesempatan untuk melakukan persalinan berikutnya secara normal.

Mayoritas Alasan Bunda memilih Persalinan Normal Padahal Persalinan Sebelumnya Caesar

Apa sih alasan melahirkan normal, bahkan setelah caesar? Ini dia alasannya:
1.Tubuh perempuan dirancang sedemikian rupa oleh Yang Maha Kuasa, dengan satu lubang untuk melahirkan, sehingga pada dasarnya mampu melahirkan secara normal.

2.Persalinan normal (tanpa indikasi penyulit) jelas lebih aman bagi bayi dan ibunya.

3. Dengan melahirkan normal, ibu cepat memulihkan diri dan konsentrasi penuh merawat bayi.

4. Dengan melahirkan normal, ririko terjadinya infeksi jauh lebih kecil dibanding caesar

5. Melahirkan secara caesar, pemulihan bagi ibu lebih lama, dengan demikian tidak bisa langsung merawat dan berkonsentrasi penuh merawat bayinya. Dengan demikian masa rawat inap di RS juga lebih lama.

6. Dengan melahirkan normal, ibu lebih kondusif untuk melakukan inisiasi menyusu dini (IMD) dibanding melahirkan secara caesar. Walau demikian IMD tetap dianjurkan dan sudah banyak dilakukan oleh para ibu yang melahirkan secara caesar.

7. Melahirkan secara caesar, biayanya jauh lebih besar dibanding melahirkan secara normal.

Copyright © 2013-2014 ABC Medika | availabel at:http://www.abcmedika.com/2013/11/konsep-dasar-sectio-caesaria.html
Thanks for Your visit
Section Caesarea adalah suatu persalinan buatan, dimana janin dilahirkan melaului suatu insisi pada dinding perut dan dinding rahim dengan syarat rahim dalam keadaan utuh serta berat janin diatas 500 gram ( Wiknyosastro, 2005) Read more: http://www.abcmedika.com/2013/11/konsep-dasar-sectio-caesaria.html#ixzz3BkcrgUw1

Copyright © 2013-2014 ABC Medika | availabel at:http://www.abcmedika.com/2013/11/konsep-dasar-sectio-caesaria.html
Thanks for Your visit

Ketidaknyamanan yang muncul selama kehamilan

Bunda jangan terlalu mengkhawatirkan/ mencemaskan setiap ketidaknyamanan/ keluhan yang mungkin muncul saat kehamilan, Kenapa mungkin ??? Yach secara teori proses kehamilan melibatkan semua organ tubuh yang mengalami perubahan akibat perubahan hormonal didalam tubuh. Namun, tidak semua ibu hamil mengalami hal yang sama ??? Oleh karena itu, sering- seringlah berkonsultasi dengan bidan atau dokter yang bunda percaya menangani kehamilan bunda.

Informasi yang kami sampaikan ini, semoga bisa bermanfaat bagi bunda, selamat membaca :
  1. Rasa mual muntah
  2. Topeng kehamilan/bercak-bercak hitam di wajah (Chloasma gravidarum)
  3. Sering BAK terutama di malam hari (Nokturia)
  4. Mengidam makanan (Pica)
  5. Nyeri sub pubic (diatas vagina) : kalau bunda mengalami hal ini, ini yang disebut dengan Symphisis Pubic Dysfunction atau SPD adalah kondisi di mana ligamen yang biasanya menjaga tulang pelvis tetap lurus menjadi terlalu rileks dan regang. Ini yang menyebabkan sendi pelvis, alias symphisis pubic tidak stabil dan menimbulkan rasa ngilu. Sebenarnya, semakin dekat due date, ligamen akan rileks dan mudah regang untuk memudahkan proses melahirkan. Hal ini disebabkan oleh hormon relaksin. Nah, kadang relaksin terlalu giat bekerja sehingga menyebabkan ligamen di sekitar tulang pelvis terlalu rileks serta regang sebelum waktunya. Tapi bunda gak perlu khawatir karena rileksnya ligamen nggak akan membuat pinggang copot  koq. Walau emang enggak nyaman buanget dan seringkali menghambat beberapa aktivitas normal seperti berdiri, berjalan, duduk bahkan mengubah posisi tidur, bila bunda bener- bener nggak nyaman bunda bisa pakai maternity support belt supaya ada sokongan tambahan buat perut.  Hal- hal lainnya juga bisa dilakukan jika memang ada seperti : akupunktur, pijat refleksi, aromaterapi, herbal dan lain lain.

  6. Konstipasi (sembelit)
  7. Kram pada kaki
  8. Sakit kepala
  9. Perut kembung
  10. Diare
  11. Bengkak pada kaki (Oedema)
  12. Garis- garis di perut (Striae gravidarum)
  13. Gatal- gatal diseluruh tubuh
  14. Gusi berdarah (Epulis)
  15. Haemorrhoid/ Ambeien/ Wasir
  16. Hidung tersumbat/ berdarah
  17. Susah tidur (insomnia)
  18. Kelelahan (Fatique)
  19. Kemerahan ditelapak tangan :Trimester ke-1 dan ke-3 lalu hilang dalam 1 minggu setelah melahirkan. Penyebabnya adalah :
    • Faktor keturunan
    • Kadar estrogen yang meningkat 
    • Peningkatan aliran darah ke kulit

    Bunda tidak perlu khawatir karena akan hilang setelah melahirkan dan tidak memerlukan obat-obatan

    Namun bila terdapat merah disertai bengkak dan nyeri serta mengganggu aktivitas, hal tersebut patut diwaspadai, kaena hal ini merupakan tanda bahaya.
  20. Keringatan berlebihan, terjadi sejak awal kehamilan dan meningkat seiring usia kehamilan.
    Penyebabnya adalah :
    • Aktivitas kelenjar keringat, kelenjar apokrin, dan kelenjar aserin meningkat
    • Berat badan ibu meningkat 
    • Aktivitas metabolik ibu

    Bunda dapat lakukan hal ini :
    • Kenakan pakaian yang longgar dan menyerap keringat
    • Perbanyak minum air putih
    • Mandi secara teratur
    • Buat tubuh senyaman mungkin dengan cara diberi bedak, pakai deodorant saat bepergian, dan gunakan paying untuk menghindari panas 
    • Hindari ruangan dan kegiatan yang membuat gerah dan berkeringat berlebihan.  
  21. Mati rasa dan rasa nyeri pada jari- jari tangan dan kaki, biasanya terjadi pada trimester II dan III. Penyebabnya : Pembesaran uterus menyebabkan perubahan sikap dan postur tubuh ibu yang membuat penenkanan pada saraf ulnar, median, dan skiatick sehingga mati rasa serta jari-jari tangan dan kaki perih. Lakukan hal ini untuk meringankannya yach bun :
    • Memperhatikan sikap duduk dan berdiri yang benar
    • Posisi tidur/berbaring miring

    Namun bila bunda ngerasain mati rasa dan nyeri disertai dengan gejala kekurangan gizi, bunda harus segera pergi ke bidan/ dokter.
  22. Nafas sesak (Hiperventilasi), muncul pada trimester III, seiring bertambah besarnya perut. Adapun penyebab keluhan ini adalah : 
    • Peningkatan kadar progesterone menyebabkan pusat pernapasan menurunkan kadar CO2 dan meningkatkan kadar O2 
    • Peningkatan aktivitas metabolisme tubuh menyebabkan jumlah zat sisa pembakaran CO2 menjadi banyak
    • Uterus membesar dan menekan dinding dada

    Bunda dapat melakukan senam hamil/ gerakan yang dapat meringankan sesak napas.
    Dan Bunda harus waspada bila :
    • Disertai dengan batuk, demam, pernapasan cepat, dan kelelahan
    • Pernapasan cepat tanpa demam (embolus) 
    • Asma memburuk
      
  23. Jantung berdebar- debar (Palpitasi Jantung), terjadi sepanjang kehamilan. Penyebabnya adalah: 
    • Peningkatan pompa jantung (curah jantung)
    • Gangguan sistem saraf simpati
     Keluhan ini dapat di cegah/ diperingan dengan cara :
    • Hindari kelelahan
    • Segera beristirahat duduk atau berbaring miring ke kiri

    Tapi hati- hati loh bun, kondisi ini juga bisa merupakan tanda bahaya, bila : berdebar terus-menerus, parah (berat), atau yang mendahului pingsan atau jatuh
     
  24. Panas perut (heart burn) : terjadi pada trimester II dan III. Hal ini disebabkan oleh :
    • Produksi progesterone yang meningkat
    • Kemampuan gerak dan tonus otot pencernaan yang menurun
    • Pergeseran lambung akibat pembesaran uterus
    Untuk mengatasinya :
    • Makan sedikit, tetapi sering
    • Hindari mengkonsumsi makanan yang berlemakterlalu banyak, makanan yang digoreng, serta makanan berbumbu pedas dan merangsang.
    • Hindari rokok, kopi, alcohol, dan cokelat karena dapat melukai lambung. 
    • Hindari berbaring setelah makan atau makan sebelum tidur. 
    • Hindari minuman selain air putih sewaktu makan 
    • Kunyah permen karet
    • Tidur dengan kaki ditinggikan 
    • Duduk dengan posisi tegap (jangan membungkuk) 
    • Hindari kalsium yang berlebihan 
    • Hindari natrium bikarbonat (minuman kaleng) 
    • Konsultasi ke dokter untuk pemberian obat (biasanya diberikan antasid bentuk cair dengan natrium rendah untuk menetralkan asam lambung) 
  25. Sekresi air ludah yang berlebihan : Dimulai sejak awal kehamilan dan berhenti saat persalinan. Hal ini disebabkan oleh :
    • Peningkatan produksi kelenjar air ludah akibat perubahan hormon
    • Peredaran darah di mukosa mulut meningkat
    Kalau bunda gak nyaman, bunda bisa melakukan hal ini untuk meringankan :
    • Tingkatkan kebersihan mulut dengan menggosok gigi secara teratur
    • Kunyah permen karet atau permen yang keras untuk mengurangi air ludah 
    • Tidak membuang ludah sembarang
  26. Pusing (Sinkope). Muncul pada trimester II dan III. Perubahan sistem kardiovaskuler ibu (jantung dan peredaran darah)
    Nach untuk keluhan ini, ini dia penyebabnya : a. Perubahan sistim kardiovasculer ibu (jantung dan peredaran darah); b. Penggumpalan darah di pembuluh darah kaki mengurangi aliran darah balik vena serta menurunkan pompa jantung dan tekanan darah; c. Berkaitan dengan turunnya kadar gula darah ibu (hipoglikemi).

    Begini cara bunda menanganinya : a). Bangun secara perlahan dan miring dahulu dari posisi tidur ke posisi duduk; jika tidak pusing baru boleh berdiri; b). Hindari berdiri terlalu lama dalam lingkungan yang hangat atau sesak; c). Hindari berbaring dalam posisi terlentang.

    Dikatakan berbahaya, bila : a. sampai pingsan atau terjatuh; b. Jika disertai tanda-tanda anemia berat; c. Jika terdapat tekanan darah tinggi; d. Jika tidak dapat beraktivitas 

  27. Rambut rontok. Muncul selama kehamilan. Penyebabnya adalah : a.  Peningkatan kadar hormon estrogen; b. Laju pertumbuhan perut yang lambat.
    Bunda bisa melakukan hal ini :
    •   Jaga kebersihan rambut dengan berkeramas minimal 2 hari sekali 
    • Gunakan shampoo anti-rontok
    • Beri vitamin rambut untuk menutrisi rambut 
    • Hindari memakai penutup kepala saat rambut masih basah 
    • Hindari menggunakan cat rambut, hairspray, dan hairdryer selama hamil 
  28. Sakit punggung atas dan bawah. Muncul pada timester II dan III. Kondisi ini disebabkan oleh:  
    • Bentuk tulang punggung kedepan (lordosis) karena pembesaran rahim
    • Kejang otot karena tekanan terhadap akar saraf di tulang belakang
    • Penambahan ukuran payudara 
    • Kadar hormon yang meningkat menyebabkan kartilago di dalam sendi-sendi besar menjadi lembek 
    • Keletihan 
    • Mekanisme/sikap tubuh yang kurang baik saat mengangkat barang dan mengambil barang
    Untuk mengatasinya bunda harus gunakan mekanika tubuh yang baik misalnya:
    •   Agar kaki (paha) yang menahan beban dan tegangan (bukan punggung), jangan membungkuk saat mengambil barang, tapi berjongkok.
    • Lebarkan kaki dan letakkan satu kaki sedikit di depan kaki yang lain saat membungkuk agar terdapat dasar yang luas untuk keseimbangan saat bangkit dari posisi jongkok. 
    • Gunakan bra yang menopang payudara dengan ukuran yang tepat 
    • Hindarai menggunakan sepatu hak tinggi, mengangkat beban berat, dan keletihan 
    • Gunakan kasur yang nyaman dan tidak terlalu lunak (mudah melengkung) 
    • Alasi punggung dengan bantal yang tipis untuk meluruskan punggung
    • Masssase punggung oleh suami menjelang tidur untuk mengurangi nyeri punggung
    Kondisi ini berbahaya bila : a). Sakit bertambah parah dan berlanjut; b). Jika sakit menyebar ke
    daerah pinggang kanan dan kiri
  29. Spider nevi : Muncul saat usia kehamilan 2-5 bulan serta jumlah dan ukuran bertambah saat kehamilan terus berlanjut. Hal ini disebabkan oleh :
    a. Peningkatan hormon estrogen
    b. Peningkatan aliran darah ke kuli. Tidak perlu khawatir karena akan hilang setelah kehamilan berakhir. Kondisi ini berbahaya bila, disertai penyakit kuning, dengan tanda kulit tubuh kuning, sclera mata kuning, serta urine berwarna kuning pekat seperti teh pekat.
  30. Varises pada kaki dan vulva (daerah kemaluan): Muncul pada trimester II dan III. Adapun penyebabnya adalah :
Varises pada kaki dan vulva (daerah kemaluan): Muncul pada trimester II dan III. Adapun penyebabnya adalah :
  • Tekanan dari uterus yang membesar menyebabkan aliran darah vena menjadi lambat
  • Kerapuhan jaringan elastic yang diakibatkan oleh hormon progesterone
  • Kecendrungan factor keturunan
Ada cara untuk meringankan keluhan ini, bunda bisa melakukan : a). Tinggikan kaki sewaktu berbaring atau duduk; b). Berbaring dengan kaki ditinggikan 90o beberapa kali sehari; c). Jaga agar kaki jangan bersilangan; d). Hindari berdiri atau duduk terlalu lama; e). Istirahat dalam posisi berbaring miring ke kiri; f). Senam; g). Hindari korset atau pakaian yang ketat; h). Jaga postur tubuh yang baik; i). Kenakan kaos kaki yang menopang (jika ada).

Bunda perlu mencemaskan bila :
  • Terdapat nyeri pada daerah varises
  • Varises bertambah banyak dan melebar
  • Terdapat kemerahan pada betis dan nyeri
Bila ada pertanyaan atau ingin konsultasi lebih lanjut, bunda boleh hubungi : 081296033337/ Ibu Noni.

Friday, 22 August 2014

Methoda Amenorrhoe Lactasi/ Metoda Kontrasepsi Alami

Metode Amenorea Lactasi (MAL) atau Lactational Amenorrhea Method (LAM) adalah metode kontrasepsi sementara yang mengandalkan pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif, artinya hanya diberikan ASI saja tanpa tambahan makanan dan minuman lainnya. Metode Amenorea Lactasi (MAL) atau Lactational Amenorrhea Method (LAM) dapat dikatakan sebagai Metode Keluarga Berencana Alamiah (KBA) atau natural family planning, apabila tidak dikombinasikan dengan metode kontrasepsi lain.

Meskipun penelitian telah membuktikan bahwa menyusui dapat menekan kesuburan, namun banyak wanita yang hamil lagi ketika menyusui. Oleh karena itu, selain menggunakan Metode Amenorea Lactasi juga harus menggunakan metode kontrasepsi lain seperti metoda barier (diafragma, kondom, spermisida), kontrasepsi hormonal (suntik, pil menyusui, AKBK) maupun IUD.

Syarat kontrasepsi MAL (Kontrasepsi Alami)Metode Amenorea Lactasi (MAL) dapat dipakai sebagai alat kontrasepsi, apabila:
    1. Menyusui secara penuh (full breast feeding), lebih efektif bila diberikan minimal 8 kali sehari.
    2. Belum mendapat haid 
    3. Umur bayi kurang dari 6 bulan

      Cara Kerja MAL (Kontrasepsi Alami)
      Cara kerja dari Metode Amenorea Lactasi (MAL) adalah menunda atau menekan terjadinya ovulasi. Pada saat laktasi/ menyusui, hormon yang berperan adalah PROLAKTIN dan OKSITOSIN. Semakin sering menyusui, maka kadar prolaktin meningkat dan hormogonadotropin melepaskan hormon penghambat (inhibitor). Hormon penghambat akan mengurangi kadar estrogen, sehingga tidak terjadi ovulasi.


      Efektifitas MAL (Kontrasepsi Alami)
      Efektifitas MAL sangat tinggi sekitar 98% apabila digunakan secara benar dan memenuhi persyaratan sebagai berikut: digunakan selama enam bulan pertama setelah melahirkan, belum mendapat haid pasca melahirkan dan menyusui secara eksklusif (tanpa memberikan makanan atau minuman tambahan). Efektifitas dari metode ini juga sangat tergantung pada frekuensi dan intensitas menyusui.

      Manfaat MAL (Kontrasepsi Alami)
      Metode Amenorea Lactasi (MAL) memberikan manfaat kontrasepsi maupun non kontrasepsi.
      Manfaat kontrasepsi dari MAL antara lain:
      Efektifitas tinggi (98 persen) apabila digunakan selama enam bulan pertama setelah melahirkan, belum mendapat haid dan menyusui eksklusif.
      Dapat segera dimulai setelah melahirkan
      Tidak memerlukan prosedur khusus, alat maupun obat.
      Tidak memerlukan pengawasan medis.
      Tidak mengganggu senggama
      Mudah digunakan.
      Tidak perlu biaya.
      Tidak menimbulkan efek samping sistemik.
      Tidak bertentangan dengan budaya maupun agama.


      Manfaat Non Kontrasepsi MAL
      Manfaat non kontrasepsi dari MAL antara lain:
      Untuk bayi : Peningkatan gizi; Mengurangi resiko penyakit menular, Terhindar dari keterpaparan terhadap kontaminasi air, susu formula atau alat minum yang dipakai; mendapatkan kekebalan pasif.
      Untuk ibu : Mengurangi perdarahan post partum/setelah melahirkan; Membantu proses involusi (uterus/ rahim kembali normal); Mengurangi resiko anemia; Meningkatkan hubungan psikologi antara ibu dan bayi.

      Keterbatasan MAL
      Metode Amenorea Lactasi (MAL) mempunyai keterbatasan antara lain : 1). Memerlukan persiapan dimulai sejak kehamilan; Metode ini hanya efektif digunakan selama 6 bulan setelah melahirkan, belum mendapat haid dan menyusui secara eksklusif; Tidak melindungi dari penyakit menular seksual termasuk Hepatitis B ataupun HIV/ AIDS; Tidak menjadi pilihan bagi wanita yang tidak menyusui/ Kesulitan dalam mempertahankan pola menyusui secara eksklusif.

      Kriteria Ibu Yang Dapat Menggunakan MAL
      Metode Amenorea Lactasi (MAL) dapat digunakan oleh ibu- ibu yang ingin menghindari kehamilan dan memenuhi kriteria sebagai berikut : 1). Ibu yang menyusui secara eksklusif; Ibu pasca melahirkan dan bayinya berumur kurang dari 6 bulan; Ibu yang belum mendapatkan haid pasca melahirkan.
      Ibu yang menggunakan Metode Amenorea Lactasi (MAL), harus menyusui dan memperhatikan hal-hal di bawah ini : 1). Dilakukan segera setelah melahirkan; 2). Frekuensi menyusui sering dan tanpa jadwal; 3). Pemberian ASI saja tanpa botol atau dot; 4). Tidak mengkonsumsi suplemen; 5). Pemberian ASI tetap dilakukan baik ketika ibu dan atau bayi sedang sakit.

      Ibu Yang Tidak Dapat Menggunakan MAL
      Metode Amenorea Lactasi (MAL) tidak dapat digunakan oleh : 1). Ibu pasca melahirkan yang sudah mendapat haid; 2). Ibu yang tidak menyusui secara eksklusif; 3). Ibu yang bekerja dan terpisah dari bayinya lebih dari 6 jam; 4). Ibu yang harus menggunakan metode kontrasepsi tambahan; 5). Ibu yang menggunakan obat yang mengubah suasana hati; 6). Ibu yang menggunakan obat- obatan jenis ergotamine, anti metabolisme, cyclosporine, bromocriptine, obat radioaktif, lithium atau anti koagulan; 7). Bayi sudah berumur lebih dari 6 bulan; 8). Bayi yang mempunyai gngguan metabolisme.
      Metode Amenorea Lactasi (MAL) tidak direkomendasikan pada kondisi ibu yang mempunyai HIV/ AIDS positif dan TBC aktif. Namun demikian, MAL boleh digunakan dengan pertimbangan penilaian klinis medis, tingkat keparahan kondisi ibu, ketersediaan dan penerimaan metode kontrasepsi lain.

      Hal yang perlu diperhatikan oleh ibu dalam pemakaian Metode Amenorea Lactasi (MAL) agar aman dan berhasil adalah menyusui secara eksklusif selama 6 bulan. Untuk mendukung keberhasilan menyusui dan MAL maka beberapa hal penting yang perlu diketahui yaitu cara menyusui yang benar meliputi posisi, perlekatan dan menyusui secara efektif.

        

      Bila ibu mengalami masalah dalam produksi ASI, perhatikan asupan sayuran, buah dan mengkonsumsi air putih 2 liter/ sehari, bila produksi asi masih kurang bantu dengan mengkonsumsi Tahitian Noni Juice, mengapa ??? Karena Tahitian Noni Bioactive Beverage multi fungsi, memiliki kandungan nutrisi yang berfungsi untuk mengaktifkan sel- sel di sekitar payudara, dan membantu pemulihan fisik dan psikis ibu serta membantu tumbuh kembang bayi.



      Thursday, 21 August 2014

      Obat Herbal Illeus Alami dan Aman

      Ileus adalah suatu kondisi medis yang ditandai dengan penyumbatan sebagian atau seluruhnya pada usus, karena isi dari usus tidak dapat melewati usus.

      Ileus adalah suatu keadaan dimana perjalanan pencernaan makanan terhenti atau terhambat.

      Patofisiologi Illeus (Usus Tersumbat)
      Dalam keadaan normal, isi masuk kedalam saluran dan dengan lancar keluar
      1. Illeus Mekanik/ Obstruktif : Bila ada konten yang menyumbat, maka passage terganggu Contoh : fecalith/ kotoran yang keras, batu empedu, gumpalan cacing, benda asing, meconium plug. Bila saluran tertutup karena dinding usus menebal, baik pada 1 sisi atau lebih atau melingkar, maka passage terganggu. Contoh : Ca colon, ca recti. Bila saluran tertutup karena terjepit dari luar, maka passage terganggu, contoh : ca cervix, ca ovarium , ca pancreas, Hernia interna, hernia incarcerata, invaginasi. Bila saluran tertutup karena dinding saluran melekat satu sama lain, maka passage terganggu. Contoh : crohn’s disease, hirschprung’s disease, invaginasi. Bila saluran tertutup karena saluran terpelintir sedemikian rupa sehingga passage terganggu, contoh : adhesi (perlengketan/ pasca operasi), volvulus
      2. ILEUS PARALITIK / ADYNAMICBila gerakan peristaltic terganggu, maka passage terganggu. Contoh : gangguan elektrolit (diare, dehidrasi, malnutrisi), trauma (pasca operasi, trauma tumpul, diurut), obat-obatan (narkotik, anestesi) gangguan perdarahan pada usus (iskemik, trauma, inflamasi), infeksi intra abdomen (peritonitis, appendicitis ) infeksi dari luar abdomen ( infeksi paru, ginjal, sepsis).

      Isi / konten usus
      isi / konten usus akan menumpuk, mula2 akan bertumpuk dan bertambah besar di sekitar sumbatan, lalu makin lama makin panjang, sampai konten tsb menemukan jalan keluar kembali ke atas , menuju duodenum, lambung dan keluar sebagai muntahan. Kecepatan berumpuknya konten hingga keluar dalam bentuk muntahan tergantung letak sumbatan.

      Pada sumbatan letak tinggi maka maka akan makin cepat konten itu menumpuk dan keluar sebagai muntahan.
      Pada sumbatan letak rendah, maka perlu waktu beberapa hari hingga konten usus menumpuk dan keluar dalam bentuk muntahan.

      Muntahan akibat ileus berbeda dengan muntahan akibat dyspepsia . Akibat dyspepsia muntahan berasal dari dalam lambung dan biasanya berupa sisa makanan dalam lambung dan asam lambung yang menyertainya. Muntahan akibat Ileus berasal dari duodenum ke bawah, sehingga sudah bercampur dengan empedu, sehingga muntahan berwarna hijau dan mungkin akan lebih menyerupai faeces.

      Bila sumbatan menyisakan celah sedikit, maka bisa saja, cairan dalam usus keluar melalui anus, yang kemudian sering disangka sebagai diare. Kadang akibat tekanan dalam usus, bagian feces yang padat juga bisa keluar sedikit sedikit, tapi tetap tidak cukup banyak sehingga masih menimbulkan tumpukan konten usus.
      Sebagai respon tubuh, maka usus akan mengeluarkan cairan dalam rongga usus, sebagai akibat regangan dan penumpukan konten usus. Pengeluaran cairan ini sedemikian banyaknya sehingga pasien bisa jatuh dalam keadaan dehidrasi, gangguan elektrolit, bahkan shock hipovolemik.

      Akibat proses peristaltic dan metabolism , dalam usus juga kemudian terkumpul gas / udara. Gas / udara dalam usus akan makin meregangkan usus dan menimbulkan nyeri. Penumpukan cairan dan gas dalam usus akibat sumbatan dalam usus ini dapat ditunjukkan pada foto Rongent BNO tegak atau LLD sebagai Stepladder appearance.
      Bakteri usus akan berkembang dengan massif dan makin hebat seiring makin turunnya kondisi pasien. Pasien dapat jatuh ke dalam kondisi Sepsis .

      Usus
      Usus akan menyesuaikan ukurannya dengan ukuran konten usus. Usus akan meregang dan makin tegang. Ini akan menimbulkan nyeri hebat yang sifatnya hilang timbul, meningkat dan mereda secara bergantian, yang kita kenal sebagai gejala Kolik.


      Bagian usus yang meregang semakin panjang sesuai makin banyaknya tumpukan konten usus. Gambaran bentuk usus yang meregang bahkan dapat terlihat dari luar dinding perut sebagai gambaran usus (Darm Contour). Gerakan peristaltic usus pun kemudian dapat dilihat dari luar sebagai gambaran usus yang bergerak2 mengurut (Darm steifung)
      Sebaliknya bagian usus di sisi distal sumbatan akan tampak seperti biasa atau bisa juga mengalami atropi.
      Selain itu tergantung penyebab sumbatan, kondisi usus bisa sangat buruk sehingga mengalami nekrosis dan harus di reseksi. Missal pada Hernia incarcerate / strangulate, crohn’s disease, dsb.

      Type Illeus (Usus Tersumbat)
      1. Illeus paralitik (illeus Adinamik) adalah kelumpuhan pada usus, menghambat pergerakan makanan yang melalui usus. Ileus (Ileus Paralitik, Ileus Adinamik) adalah suatu keadaan dimana pergerakan kontraksi normal dinding usus untuk sementara waktu berhenti. Seperti halnya penyumbatan mekanis, ileus juga menghalangi jalannya isi usus, tetapi ileus jarang menyebabkan perforasi. 
      2. Illeus Obstruktif (Illeus Mekanik) : illeus yang disebabkan adanya sumbatan saluran pencernaan. Illeus juga bisa terjadi pada 24-72 jam pasca pembedahan. Illeus pasca operasi adalah kelumpuhan sementara pada bagian dari usus terutama setelah pembedahan perut. Kondisi ini biasanya sembuh setelah dua sampai tiga hari.

      Penyebab Illeus (Usus Tersumbat)
      Ada banyak hal yang dapat menyebabkan ileus, termasuk ketidakseimbangan elektrolit, gastroenteritis (peradangan pada lambung atau usus), appendisitis, dan pankreatitis (peradangan pada pankreas).
      Penyebab illeus berdasarkan type nya :
      1. Illeus Obstruktif/ Illeus Mekanik : Corpus alienum, Galstone ileus, Cacing yang menggerombol, Tumor usus, Atresia / stenose usus, Pendesakan tumor pancreas, kandungan, Perlekatan / streng ileus, Invaginasi, Volvulus
      2. Illeus Paralitik/ Illeus Adinamik
      Illeus mungkin disebabkan oleh :
      •   Suatu infeksi atau bekuan darah di dalam perut
      • Aterosklerosis yang menyebabkan berkurangnya aliran darah ke usus 
      • Cedera pada pembuluh darah usus 
      • Kelainan di luar usus, seperti gagal ginjal atau kadar elektrolit darah yang abnormal (misalnya rendah kalium, tinggi kalsium) 
      • Obat-obat tertentu 
      • Kelenjar tiroid yang kurang aktif.

      Gejala Illeus (Usus Tersumbat)

      Tanda dan gejala Ileus secara umum yang mungkin timbul:
      Bersendawa
      Mual
      Muntah-muntah
      Sakit perut

      Tanda dan gejala berdasarkan type :
      1. Illeus Obstructive : Nyeri perut yang bersifat kolik, Mual dan muntah, Perut kembung (distensi) disertai konstipasi.
      Ditemukan dalam kontur (gambaran usus) dan darm steifung (gambaran peristaltik usus)
      Bising usus meningkat.

      Pada pemeriksaan foto : ditemukan gambaran Harring bone appearance atau step leader fenomena.
            2. Illeus Paralitik
      • Distensi yang hebat tanpa rasa nyeri ( kolik )
      • Mual dan mutah
      • Tak dapat defekasi dan flatus, sedikitnya 24 – 48 jam
      • Pada palpasi ringan perut, ada nyeri ringan, tanpa defans muskuler
      • Bising usus menghilang

      Gambaran radiologis : semua usus menggembung berisi udara.

      Diagnosa Illeus (Usus tersumbat)

      ANAMNESA KELUHAN PASIEN
      Keluhan akibat gangguan passage usus bervariasi sesuai perjalanan penyakit akibat sumbatannya, letak sumbatan dan penyebab sumbatannya.

      Mula-mula pasien akan mengeluh rasa tidak nyaman di perut, nafsu makan kurang, tidak BAB , tidak kentut. Bersamaan dengan makin kembungnya perut, keluhan makin hebat, perut terasa makin tegang dan bahkan nyeri. Mual makin hebat bahkan disertai muntah. Muntah makin sering, dan lama kelamaan muntahan berwarna kehijauan. Nafas dan mulut berbau tidak sedap. Bila sumbatan partial, maka mungkin akan keluar BAB cair yang sering disangka diare.
      Tergantung letak sumbatannya, maka makin tinggi letak sumbatan, maka makin cepat keluhan akibat sumbatan itu memburuk. Makin rendah letak sumbatan, makin panjang waktu yang diperlukan untuk memburuk.
      Selain keluhan akibat sumbatan / gangguan passage usus, maka tentunya ada keluhan lain yang sesuai dengan penyebab sumbatan /
      Contoh :
      - keluhan tonjolan pada lipat paha yang nyeri pada hernia incarcerate
      - Keluhan tenesmus , BAB berlendir darah pada kasus Ca recti
      - nyeri perut hebat pada peritonitis

      PEMERIKSAAN FISIK
      Gejala yang dapat kita lihat pada pasien juga bervariasi sesuai perjalanan penyakit akibat sumbatannya, letak sumbatan dan penyebab sumbatannya.

      Keadaan Umum
      Tergantung perjalanan penyakit, pasien bisa datang dalam kondisi sakit ringan hingga berat seperti dehidrasi, shock, sepsis.

      Abdomen
      Abdomen tampak cembung / kembung/ distensi. Makin besar kembungnya menandakan makin berat sumbatan atau makin lama perjalanan penyakitnya.
      Tampak gambaran bentuk usus dan gerakan peristaltik usus di permukaan dinding perut (Darm contour dan darm steifung)
      Bisa saja terlihat bekas luka operasi, tonjolan hernia, atau benjolan massa.

      Pada perabaan perut teraba kencang dan bisa saja teraba keras, defance musculaire (+) pada kasus misalnya peritonitis atau hernia strangulate.

      Pada auskultasi sering terdengar bunyi usus yang meningkat , kadang terdengar bunyi berdenting /Klinken. Tapi bisa juga bising usus justru menurun hingga hilang pada kasus ileus paralitik.

      Pemeriksaan fisik lain tergantung penyebab sumbatan.

      PEMERIKSAAN PENUNJANG
      Laboratorium bisa saja menunjukkan leukositosis, gangguan elektrolit

      Pemeriksaan Rongent BNO ( baring, tegak, setengah duduk atau LLD) atau colon in loop
      - bisa saja menunjukkan adanya distensi usus halus atau usus besar pada kasus sumbatan. Bila distribusi gas taampak merata diseluruh perut, atau tampak udara dalam rectum mungkin disebabkan ileus paralitik
      - bisa saja menunjukkan air fluid level dan stepladder appearance
      - bisa saja menunjukkan adanya filling defect yang menunjukkan lokasi penyempitan atau tumor di usus besar pada pemeriksaan colon in loop
      - bisa saja menunjukkan free air pada perforasi
      - bisa saja menunjukkan penebalan dinding usus pada kasus peritonitis

      CT scan bisa juga dilakukan, dan hasilnya bisa sangat membantu diagnosa.

      Penatalaksanaan Illeus (usus tersumbat)
      Pembentukan gas dan cairan karena ileus harus dihilangkan. Kadang sebuah selang dimasukkan ke dalam usus besar melalui anus untuk mengurangi tekanan. Selang lainnya yang dihubungkan dengan alat penghisap, dimasukan melalui hidung menuju ke lambung atau usus halus, untuk mengurangi tekanan dan peregangan. Penderita tidak boleh makan atau minum apapun sampai krisisnya teratasi. Cairan dan elektrolit diberikan melalui infus.

      Penatalaksanaan illeus berdasarkan type :
      1. Illeus Obstruktif
      Resusitasi cairan dan elektrolit
      Pemasangan selang nasogastrik dan kateter urine
      Antibiotik
      Pembedahan, tergantung kausa

      2. Illeus Paralitik
      Infus cairan dan elektrolit
      Melakukan dekompresi : pemasangan sonda lambung
      Antibiotika
      Pemberian obat yang merangsang peristaltik : golongan vitamin B1

      Pengobatan Alternatif Illeus dengan Tahitian Noni Bioactive Beverage
      Pada prinsipnya, bila hal tersebut berkenaan dengan kerusakan sel, maka perbaikandifokuskan pada sel yang rusak.

      Menurut Prof. Dr. R.H.H. Nelwan Tahitian Noni Juice mempu menunjang pencegahan dan pengobatan berbagai jenis infeksi sebagai terapi komplimenter.
      beliau adalah Profesor of Tropical & Infectious Diseases Department of Internal Medicine University of Indonesia.

      Dr. Handrawan Nadesul Dari studi literaturnya, terungkap bahwa jus Noni bekerja meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sebagaimana diketahui sistem kekebalan tubuh juga banyak berperan dalam sistem pencernaan, bagian dari tubuh kita yang paling beresiko tercemar bibit penyakit. Maka jus Noni mestinya menyehatkan lambung, usus dua belas jari, usus halus dan usus besar, termasuk usus buntu. 
       
      Tahitian Noni Juice sembuhkan gangguan pencernaan
      Jalankan pola makan yang sehat dan bila perlu konsumsi suplemen yang memiliki kandungan gizi yang lengkap. Tahitian Noni Juice merupakan suplemen yang tepat untuk memperbaiki pola gizi karena memiliki kandungan mikronutrien, vitamin, dan mineral yang lengkap. Dengan demikian, Tahitian Noni Juice cocok sebagai menu diet yang sehat.
      Tingkatkan asupan serat, baik serat mudah larut maupun serat tidak larut. Buah dan sayuran hendaknya menjadi makanan utama bagi penderita gangguan pencernaan seperti konstipasi.
      Tahitian Noni Juice juga cocok untuk menjadi makanan tambahan karena kaya akan pektin, yaitu serat terlarut yang dapat membantu melancarkan pencernaan.
      Lakukan relaksasi dan kegiatan bersantai untuk mengurangi stres. Mengingat bahwa sistem saraf pusat kita dapat sangat memengaruhi regulasi tubuh, termasuk pergerakan usus dan relaksasi. Menghindari ketegangan dapat membantu orang yang mengalami gangguan pencernaan seperti sulit BAB.

      Tahitian Noni Juice juga sangat baik dalam hal ini karena kandungannya yang merangsang produksi serotonin dalam tubuh. Serotonin adalah zat biokimia yang dihasilkan oleh tubuh dan berfungsi untuk mengurangi ketegangan dan membuat tubuh kita lebih relaks.
      Selain itu, serotonin yang dihasilkan oleh tubuh, bersama dengan xeronin yang diperoleh dari Tahitian Noni Juice, dapat memperlebar pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah. Hal ini juga dapat membantu tubuh agar lebih relaks dan santai, dan hasilnya, pergerakan usus akan kembali normal.